Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Klaim Asuransi Risiko Khusus Dipredksi Capai Rp60 Miliar

Rabu, 31 Desember 2014 | 10:21 WIB
ah

JAKARTA – Konsorsium Asuransi Risiko Khusus (KARK) memprediksi jumlah klaim yang akan dibayar pada periode Juli 2014-Juli 2015 akan mencapai Rp 60 miliar. Saat ini terdapat 4.400 pasar yang terdaftar terlindungi KARK. Sejalan dengan program pemerintah mengenai revitalisasi pasar dalam lima tahun ke depan, KARK berharap, jumlah pasar yang terlindungi asuransi risiko khusus akan semakin bertambah.


Ketua Dewan Pengurus KARK Frans Sahusilawane mengatakan, sejak didirikan 35 tahun Konsorsium Asuransi Risiko Khusus telah menangani dan membayar banyak klaim. Beberapa klaim terbesar yang telah dibayar KARK itu misalnya, kepada Pasar Proyek Senen Blok IV dan V pada 23 November 1996 yang sebesar Rp 52,58 miliar, Pasar Harco Plaza atau King Plaza pada 27 Januari 1997 Rp 32,69 miliar, dan Pasar Tanah Abang pada 19 Januari 2003 yang mencapai Rp 39,42 miliar.


“Total klaim yang kami bayar pada periode Juli 2013-Juli 2014 itu mencapai Rp 46 miliar. Sementara untuk Juli 2015, kami memprediksi jumlah klaim yang harus kami bayar sekitar Rp 60 miliar,” ujar dia pada Konferensi Pers Konsorsium Asuransi Risiko Khusus di Jakarta, Selasa (30/12).


Saat ini, KARK tengah mengurus asuransi untuk kebakaran Pasar Klewer, Surakarta yang terjadi pada 27 Desember 2014. Menurut Frans, ada sebanyak 16 anggota konsorsium yang terlibat mengurus total pertanggungan Pasar Klewer yang sebesar Rp 26,3 miliar. Adapun total pertanggungan tersebut terdiri dari Rp 5,7 miliar untuk kios pedagang dan kantor bank, serta sisanya untuk stok barang dagangan.


Terkait Pasar Klewer, Frans mengungkapkan, hanya ada 55 pemegang polis yang diasuransikan. Padahal ujar dia, terdapat 1.700 pedagang yang memiliki kios dan yang beroperasi di pasar tersebut.


“Selain itu, gedung pasarnya juga tidak diasuransikan. Sebab, asuransi Pasar Klewer tidak di-renewal dengan alasan tidak ada anggaran dana dari pemerintah daerah (Pemda). Selain Pasar Klewer, ada juga beberapa pasar lainnya yang juga tidak me-renewal," ungkap dia. (c01)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN