Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

OJK Kaji Aturan Permodalan Konglomerasi Keuangan

Minggu, 28 Juni 2015 | 06:19 WIB

Nelson menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mengkaji aturan permodalan bagi konglomerasi keuangan. Dia menargetkan aturan permodalan dapat diterbitkan paling lambat September mendatang.

 

“Kami sekarang sedang menyiapkan aturannya dan berdiskusi dengan industri. Nantinya satu aturan berlaku untuk semua, kami akan menggunakan formula building block untuk memperkuat. Akan diidentifikasi berapa modal minimal konglomerasi untuk bank, asuransi, dan lainnya,” kata dia.

 

Formula ini dalam perjalanannya akan terus dievaluasi dan tidak tertutup kemungkinan ada perubahan aturan jika memang dibutuhkan. Saat ini, OJK belum akan mengelompokkan konglomerasi berdasarkan modal dan aset. Namun, menurut Nelson, ke depan OJK dapat saja mengelompokkan konglomerasi seperti halnya pengelompokan yang saat ini dilakukan pada perbankan.

 

Nelson melanjutkan, OJK mulai melakukan pertemuan dengan grup konglomerasi, yang diawali dengan grup Astra. Grup Astra telah menunjuk Bank Permata sebagai entitas utama grup keuangan Astra. Setelah dengan grup Astra, OJK akan berkomunikasi dengan grup-grup keuangan lainnya. Nelson mengakui, sebelumnya OJK sudah berdiskusi dengan sejumlah grup konglomerasi keuangan lainnya sebelum dikeluarkannya aturan manajemen risiko terintegrasi dan tata kelola terintegrasi.

 

“Permata tadi melaporkan apa yang sudah mereka lakukan. Mereka juga memberikan komitmen bahwa jika ada kekurangan yang ditemukan OJK, mereka akan penuhi, termasuk permodalan. Kalau seluruh konglomerasi keuangan memberikan komitmen seperti ini, kami tentu akan lebih tenang,” ujar Nelson.

 

Direktur Independen PT Astra Internasional Tbk Gunawan Geniusahardja menuturkan, pihaknya berkomitmen melaksanakan aturan yang telah dikeluarkan oleh OJK selaku otoritas. Hanya saja, terdapat sejumlah hal yang perlu diselaraskan. “Pengawasan terintegrasi ini sebenarnya bagus, sehingga kami tahu persis peta kami secara terintegrasi secara risiko dan operasional,” tutur Gunawan.

 

Nantinya, grup Astra akan mengkoordinasikan antara bisnis bank dan nonbank dan tidak akan melakukan perubahan struktur grup. “Untuk jasa keuangan Grup Astra, kami tunjuk Permata sebagai lead, tapi ada tim khusus untuk nonbank. Untuk permodalan kami belum bahas. Tapi sejauh ini untuk syarat yang berlaku untuk bank dan nonbank sudah kami penuhi,” ungkap dia. (ID/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN