Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Yogyakarta Bertekad Wujudkan Cashless Society

Kamis, 14 Juli 2016 | 14:51 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta menguatkan komitmen untuk mewujudkan cashless society atau “masyarakat nontunai” dalam berbagai bidang melalui kerja sama dengan salah satu bank nasional, BNI.

"Masyarakat akan memiliki banyak keuntungan dengan transaksi non tunai. Tidak perlu membawa uang tunai ke mana-mana, namun tetap bisa melakukan transaksi. Tentunya, kami ingin mewujudkan hal ini, cashless society," kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di dalam penandatangan kesepakatan bersama dengan BNI untuk pengembangan sumber daya di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, bidang pendidikan memiliki potensi yang cukup baik sebagai langkah awal pengembangan cashless society di Kota Yogyakarta.

"Bisa dipilih satu SD dan satu SMP untuk percontohan dan kemudian dikembangkan ke sekolah lainnya," kata Haryadi yang mengingatkan masyarakat untuk memiliki rekening tabungan di bank agar bisa melakukan transaksi non tunai.

Selain di bidang pendidikan, kerja sama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dengan BNI juga dilakukan dalam bidang pengembangan usaha mikro kecil dan menengah, khsusunya kemudahan dalam mengakses kredit, serta di bidang pariwisata, sosial budaya, keagamaan dan pengelolaan keuangan daerah.

"Potensi yang dimiliki Kota Yogyakarta masih banyak. Harapannya, kerja sama ini bisa dikembangkan untuk bidang-bidang lain," kata Haryadi.

Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Pengembangan Pendapatan Asli Daerah dan Kerja Sama Kota Yogyakarta Danang Subagjono mengatakan, langkah awal dari kerja sama antara kedua instansi bisa dilakukan dalam bidang ekonomi, khususnya pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) seperti pedagang pasar.

"Kerja sama bisa diawali dari hal yang mudah dulu, misalnya kemudahan bagi pedagang pasar atau pelaku UMKM untuk mengakses kredit dan memperoleh kredit yang ringan baru kemudian dilanjutkan ke bidang lainnya," katanya.

Ia menyebut, kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BNI memang cukup luas sehingga akan memberikan kemudahan kepada kedua belah pihak untuk mengembangkan kerja sama di bidang lain tanpa harus mengubah nota kesepahaman bersama.

Kerja sama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan BNI sudah dilakukan sejak 2011 dan hingga kini terus berkembang di berbagai bidang. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN