Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Menguat 40 Poin, Rupiah Jadi 13.125 Per Dolar AS

Rabu, 27 Juli 2016 | 10:31 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu pagi, bergerak menguat sebesar 40 poin menjadi Rp13.125 dibandingkan sebelumnya Rp13.165 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan bahwa ruang penguatan mata uang rupiah mulai terbuka walaupun masih terbatas di tengah sentimen pelemahan dolar AS menyusul proyeksi belum ada kenaikan suku bunga Amerika Serikat dalam Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).

"Dolar AS melemah setelah data kepercayaan konsumen Amerika Serikat diumumkan turun. Pengumuman itu semakin membuat harapan kenaikan suku bunga acuan AS menjadi semakin mengecil," katanya.

Dari domestik, lanjut dia, di tengah investor yang sedang menanti realisasi pelaksanaan amnesti pajak, pelaku pasar juga menanti perubahan susunan kabinet.

"Presiden RI Joko Widodo dikabarkan akan kembali merombak susunan kabinetnya pada hari ini (Rabu, 27/7), kondisi itu berpeluang kembali mengangkat optimisme pasar terhadap kinerja pemerintah ke depan," katanya.

Sementara itu, Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, laju penguatan nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan terbatas menyusul harga minyak mentah dunia yang cenderung masih menurun.

"Pelemahan lanjutan harga minyak dunia, membuat rupiah sebagai mata uang yang berbasis komoditas masih rentan," katanya.

Terpantau harga minyak jenis WTI Crude pada Rabu (27/7) pagi ini bergerak melemah 0,19% menjadi US$ 42,84 per barel, dan Brent Crude turun 0,20% menjadi US$ 44,78 per barel. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN