Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo HSBC Fusion. ( Foto: hsbc.co.id

Logo HSBC Fusion. ( Foto: hsbc.co.id

Super Tajir Kelompok Milenial Tumbuh Pesat

Selasa, 14 September 2021 | 18:03 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank HSBC Indonesia  meluncurkan wajah baru dari Premier 2.0, layanan perbankan premium yang ditujukan bagi nasabah kelas atas (affluent). HSBC menyatakan bahwa kelas atas atau super tajir dari golongan milenial di Indonesia tumbuh pesat.

Pembaruan layanan Premier 2.0 menghadirkan sejumlah manfaat baru yang berfokus pada tujuan keluarga dan pengelolaan kekayaan secara lebih berkesinambungan dan menyeluruh.

Menurut studi internal terbaru dari HSBC, demografi pasar affluent di Indonesia semakin banyak diisi oleh generasi milenial. Kalangan muda ini sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, memiliki gaya hidup dinamis dan modern, serta cenderung mencari simplicity dalam produk atau layanan. Yang menarik, mereka juga memiliki satu kesamaan, yaitu mengutamakan keluarga dalam perencanaan hidupnya.

Hasil studi lainnya di tahun 2020 juga menunjukkan bahwa generasi milenial affluent tersebut merasa khawatir kemerosotan ekonomi yang terjadi di masa pandemi akan berdampak pada diri dan keluarga. Meski demikian, ditemukan momentum baik dari studi tersebut, yang menunjukkan bahwa tiga sikap teratas para responden terhadap investasi dan tabungan selama pandemi tetap positif, yaitu berinvestasi untuk pemasukan tambahan, dana darurat, dan rencana jangka panjang.

"Kami hadirkan pembaruan layanan HSBC Premier 2.0 yang terdiri dari tiga manfaat unggulan yaitu, pengelolaan kekayaan (wealth), perencanaan pendidikan, dan penawaran eksklusif. Untuk mendukung pencapaian tujuan keuangan, rencana masa depan dan hidup yang lebih berarti bagi nasabah dan keluarga tercinta," jelas Direktur Wealth & Personal Banking HSBC Indonesia Edhi Tjahja Negara, Selasa (14/9).

Pihaknya mengatakan, dana kelolaan HSBC (asset under management/AUM) tumbuh 15%. Adapun, instrumen investasi yang mayoritas dipilih adalah obligasi. "Tahun ini AUM kita tumbuh 15%, cukup kuat, instrumen paling banyak dari obligasi karena ada surat utang negara (SUN), obligasi negara ritel, dan juga sukuk, kita partisipasi," ucap Edhi.

Edhi mengungkapkan, sebagai pionir dalam manajemen kekayaan serta dengan rekam jejak perusahaan yang berhasil memenangkan Best Wealth Manager selama tiga tahun berturut-turut sejak 2018 dalam ajang The Asset Asian Awards (Triple A), HSBC akan membantu nasabah dalam perencanaan keuangan strategis.

"Premier 2.0 dilengkapi dengan layanan manajemen wealth yang menyeluruh, termasuk dukungan financial health check secara rutin, Wealth Dashboard yang memberikan akses kepada nasabah untuk melihat seluruh pergerakan portofolio wealth dalam satu tampilan mudah," sambung dia.

Selain itu, juga kesempatan bagi nasabah untuk mendapatkan wawasan berkala mengenai kondisi pasar terkini serta strategi investasi menyeluruh dari pakar ternama melalui Wealth Insight Hub terbaru.

Head of Customer Propositions and Marketing HSBC Indonesia Fransisca Arnan menambahkan, pada tahun 2020, perseroan melakukan riset khusus segmen affluent di Indonesia dari 885 responden yang berusia 26-59 tahun di 8 kota di Indonesia. "Ternyata 52% dari segmen affluent adalah kalangan muda di bawah 40 tahun," imbuh dia.

Dari peluncuran Premier 2.0 ini, HSBC juga menghadirkan fitur dan kemudahan digital untuk melakukan transaksi investasi kapanpun dan dimanapun, termasuk transaksi jual beli obligasi di pasar sekunder secara online. HSBC Premier 2.0 juga memberikan status serta manfaat yang sama untuk anak-anak para nasabahnya yang berusia 17-28 tahun melalui HSBC Premier Next Gen, yang merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia sampai saat ini.

"Semua anak nasabah Premier 2.0 berusia 17-28 tahun yang tengah merencanakan pendidikan atau sedang bersekolah di luar negeri kini bisa menikmati berbagai fasilitas yang sama tanpa biaya tambahan," ujar Fransisca.

Dengan kekuatan jaringan global HSBC, nasabah juga tidak perlu khawatir mengenai pengelolaan keuangan anak selama bersekolah di luar negeri. "Pengiriman dana sampai dengan US$ 100.000 dapat dilakukan secara real time ke 30 negara melalui layanan Global Transfer," kata dia.

Premier 2.0 juga menopang gaya hidup yang diimpikan nasabah lewat berbagai layanan dan penawaran eksklusif untuk pembelanjaan, travel, dan lifestyle di seluruh negara tempat HSBC beroperasi. Diantaranya, proteksi pembelanjaan (purchase protection) hingga Rp 300 juta untuk setiap pembelanjaan online dan offline dengan kartu kredit Premier Mastercard.

Kemudian, perlindungan dana darurat hingga US$ 10.000 per 2 hari, penggantian kartu kredit instan di luar negeri, serta fasilitas Unlimited Online Transfer ke seluruh wilayah di Indonesia.

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN