Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman dengan penghargaan Bank Jatim sebagai Bank Terbaik 2021 untuk kategori BPD dengan Modal Inti Rp 5 triliun-Rp 30 triliun di ajang Penghargaan Bank Terbaik 2021yang diadakan secara virtual oleh Majalah Investor. (Ist)

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman dengan penghargaan Bank Jatim sebagai Bank Terbaik 2021 untuk kategori BPD dengan Modal Inti Rp 5 triliun-Rp 30 triliun di ajang Penghargaan Bank Terbaik 2021yang diadakan secara virtual oleh Majalah Investor. (Ist)

Target Kredit Belum Tercapai, Bank Jatim Genjot Kredit Korporasi

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 20:10 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim/BJTM) akan menggenjot kredit korporasi untuk mencapai target kredit tahun 2021 sebesar Rp 47,2 triliun.

Dirut Bank Jatim Busrul Iman mengatakan, sampai September 2021, beberapa target yang dicanangkan  awal tahun terlampaui. Termasuk target aset dan dana pihak ketiga (DPK).

Khusus target pinjaman sampai saat ini belum terlampaui. “Memang ada banyak faktor, salah satunya adalah  situasi Covid-19.  Namun kami optimistis kalau kondisinya sudah pulih target bisa terpenuhi,” kata Busrul, Sabtu (30/10/2021).

Dikatakannya, target kredit yang dicanangkan tahun ini sebesar Rp 47,2 triliun. Namun sampai September 2021, realisasinya baru Rp 43,04 triliun atau tumbuh 6,57% (YoY). Kredit UMKM menjadi penyumbang tertinggi dengan pertumbuhan 13,32% (YoY) atau tercatat Rp 7,32 triliun. Diikuti kredit komersial yang tumbuh 10,83% atau tercatat Rp 11,10 triliun dan kredit konsumsi yang tumbuh 2,97% atau tercatat Rp 24,62 triliun.

Adapun target aset tahun ini sebesar Rp 88 triliun, namun realisasinya sampai September 2021 sebesar Rp 101 trliun atau tumbuh 23,05%. Sedangkan DPK terealisasi Rp 86,13 triliun atau tumbuh 23,45%. Realiasi itu melampaui target Rp 75,7 triliun.

“Semua target terlampaui terkecuali pinjaman. Kami melihat potensi Jatim cukup besar untuk kredit produktif untuk UMKM. Kami juga kuat di krediti konsumtif. Itu yang akan kita optimalkan,” imbuh Busrul.

Direktur Bank Jatim  Ferdian Timur Satyagraha menjelaskan, Bank Jatim akan mengupayakan pencapaian target kredit tahun ini. Salah satu pelampung utamanya adalah kredit korporasi melalui pembiayaan proyek-proyek di Jawa Timur seperti proyek di Pemda atau proyek sindikasi lainnya.

“Kita akan genjot kredit korporasi yang pertumbuhannya 10,83 persen atau Rp 11 triliun, apalagi belakangan ada beberapa proyek baru. Kami akan sindikasi dengan PNPM,” jelas Ferdian.

Selain itu, Bank Jatim juga akan mengoptimalkan linkage dengan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) untuk linkage serta menggandeng lebih banyak lagi fintech untuk menopang menopang kredit UMKM.

“Kita sudah bekerja sama dengan salah satu Fintech yang kontribusinya Rp 700 miliar. Tidak menutupan kemungkinan akan kerja sama dengan beberapa Fintech lain. Kita akan siapkan mitigasi resikonya,” imbuh Busrul.(ros)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN