Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Paparan publik PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) pada 23 Novemer 2021.

Paparan publik PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) pada 23 Novemer 2021.

Laba UUS Maybank Indonesia Naik 21,5%

Kamis, 25 November 2021 | 18:51 WIB
Fajar Widhiyanto

JAKARTA, Investor.id - Laba sebelum pajak (PBT) Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia tbk naik sebesar 21,5% menjadi Rp403 miliar di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Hal ini didukung oleh fokus berkelanjutan yang dilakukan untuk meningkatkan pendanaan yang lebih efisien dan mengurangi simpanan berbiaya tinggi.

Meskipun simpanan nasabah turun 5,7% menjadi Rp25,93 triliun, total CASA naik 35,5% menjadi Rp9,03 triliun pada September 2021. Rasio CASA Unit Usaha Syariah meningkat menjadi 34,8% pada September 2021 dari 24,2% pada tahun sebelumnya.

Sementara itu total pembiayaan Unit Usaha Syariah juga turun sebesar 1,5% menjadi Rp24,81 triliun pada September 2021. Sementara, total aset Unit Usaha Syariah per September 2021 naik 3,6% menjadi Rp37,06 triliun dibandingkan Rp35,77 triliun tahun lalu. Per September 2021, total aset Unit Usaha Syariah menyumbang 24,1% terhadap total aset Bank secara konsolidasian.

Total pembiayaan Unit Usaha Syariah tumbuh secara kuartalan walaupun turun secara tahunan dan berkontribusi sebesar 25,1% terhadap total Kredit Bank secara konsolidasian. Non Performing Financing (NPF) Unit Usaha Syariah sebesar 3,8% (gross) dan 2,6% (net) per September 2021 dari sebelumnya 2,9% (gross) dan 2,3% (net) pada September 2020.

“Kami menilai roda perekonomian di kuartal ketiga 2021 mulai bergairah kembali. Hal ini dapat dilihat dari tingkat optimisme di tengah masyarakat seiring menurunnya kasus positif Covid-19, dan pelonggaran level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah di Indonesia. Didukung berbagai program stimulus dan agenda vaksinasi Pemerintah, kami percaya, pemulihan yang sedang berlangsung dapat meningkatkan kepercayaan pasar yang akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional,” kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria di sela Public Expose yang digelar baru-baru ini (23/11).

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa posisi likuiditas Maybank Indonesia tetap kuat dengan rasio Kredit terhadap Simpanan/Loan to Deposit Ratio (LDR bank saja) berada di posisi yang sehat, pada level 84,5%.

Sementara, Rasio Kewajiban Pemenuhan Kecukupan Likuiditas/Liquidity Coverage Ratio (LCR bank saja), tercatat sebesar 175,0% pada September 2021, yang terkelola dengan baik dan berada di atas tingkat minimum yang diwajibkan regulator sebesar 100,0%.

Posisi permodalan Bank tetap kuat dengan Rasio Kecukupan Modal/Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat sebesar 26,6% pada September 2021 dibanding 23,5% pada periode yang sama tahun lalu. Total modal Bank tercatat naik menjadi Rp27,67 triliun pada September 2021 dari Rp26,66 triliun pada September 2020.

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN