Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BRI Sunarso pada acara Halal Bi Halal bersama para pemimpin redaksi di Jakarta, Jumat (13/5/2022). (Foto: Primus Dorimulu)

Direktur Utama BRI Sunarso pada acara Halal Bi Halal bersama para pemimpin redaksi di Jakarta, Jumat (13/5/2022). (Foto: Primus Dorimulu)

Bank Raya Diramu BRI untuk Integrasikan Proses Bisnis

Jumat, 13 Mei 2022 | 22:48 WIB
Primus Dorimulu (primus@investor.co.id) ,Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meramu PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) untuk tidak sekadar menjadi bank digital. Lebih dari itu, Bank Raya diharapkan dapat mengintegrasikan proses bisnis, model bisnis, dan mendorong adopsi layanan bank secara digital masyarakat.

Direktur Utama BRI Sunarso menuturkan, ke depan BRI fokus melayani segmen UMKM, sehingga risiko operasional dan biaya operasional relatif tinggi. Karena itu, pendekatan atau konsep digitalisasi sangat diperlukan.

Baca juga: Tekan Biaya Dana, BRI Transformasi Neraca Keuangan

"Bank Raya akan diapakan? Bank Raya akan kita integrasikan menjadi bagian mengintegrasikan proses bisnis, model bisnis, dan mendigitalkan masyarakat," jelas Sunarso pada acara Halal Bi Halal bersama para pemimpin redaksi di Jakarta, Jumat (13/5/2022).

Dia menegaskan, Bank Raya bisa saja dibuat seketika menjadi bank digital. Hal tersebut tidak dilakukan BRI memandang masih banyak masyarakat yang belum siap dan masih mengadopsi layanan bank secara konvensional.

Kaitan dengan hal ini, kata dia, BRI turut memangkas jumlah cabang dari sebanyak 10 ribu cabang menjadi sekitar 8 ribu cabang di seluruh Indonesia. Sejumlah cabang didorong memberikan layanan berbasis digital tanpa memutus hubungan kerja dengan para karyawan existing.

Baca juga: Sunarso: Pertumbuhan Kredit BRI Anti Krisis

"Mereka (karyawan) turun ke masyarakat, ajari masyarakat buka rekening secara digital, transaksi secara digital, dan mewanti-wanti masyarakat agar rekeningnya terhindar dari kejahatan digital. Itu yang harus kita kerjakan bersama-sama. Kalau cuma bikin bank digital, dinaikkan ke bursa, jualan prospek, percayalah harga perdana boleh 800, tapi seminggu akan tinggal 400," tutur Sunarso.

Dia menambahkan, pendekatan digitalisasi hanya satu bagian dari transformasi lain di tubuh BRI. Inisiasi ini menjadi penting agar mencapai efisiensi dan mencapai nilai-nilai baru dalam bisnis bank.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN