Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ajaib Group. (Ilustrasi/Ist)

Ajaib Group. (Ilustrasi/Ist)

Bank Bumi Arta (BNBA) Patok Harga Rights Issue Rp 1.345, Ajaib Serap Sebagian

Rabu, 23 November 2022 | 08:19 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) akan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) II atau rights issue 616 juta saham atau 18,18% dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.

Saham yang diterbitkan lewat rights issue nilai nominalnya Rp 100 per saham dan harga pelaksanaan ditetap sebesar Rp 1.345. Jumlah dana yang bakal diperoleh Bank Bumi Arta sebesar Rp 828,52 miliar.

Baca juga: Telkom (TLKM) Garap Proyek Web 3.0, Sahamnya Bersiap Tembus Rp 5.000

“Setiap pemegang 9 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada tanggal 1 Desember 2022 pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 2 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 1.345,” jelas manajemen BNBA dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (23/11/2022).

PT Surya Husada Investement (SHI) selaku pemegang 25,45% saham perseroan menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan yaitu sejumlah 156.800.000 HMETD.

PT Dana Graha Agung (DGA) selaku pemegang saham 15,27% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah 94.080.000 HMETD.

PT Budiman Kencana Lestari (BKL) selaku pemegang 10,18% saham perseroan menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan yaitu sejumlah 62.720.000 HMETD.

Ajaib Group melalui PT Takjub Finansial Teknologi (TFT) adalah pemegang 40% saham BNBA. TFT menyatakan akan melaksanakan sebagian dari proporsi yang menjadi haknya, yaitu setidak-tidaknya sebanyak 24.640.000 saham. Tidak ada pengalihan HMETD yang dimiliki oleh TFT kepada pihak lain.

Tujuan pelaksanaan PMHMETD II adalah untuk memenuhi modal inti minimum untuk tahun 2022 yang diatur dalam POJK 12/2020, sehingga modal inti Bank Bumi Arta akan menjadi minimum sebesar Rp 3 triliun dan memperkuat struktur permodalan perseroan.

Dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD II setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan BNBA:

- Sekitar 80% untuk tambahan modal kerja berupa penyaluran kredit;

- Sekitar 10% untuk investasi pada infrastruktur teknologi informasi dan sumber daya manusia terkait penambahan tenaga kerja dalam rangka pengembangan layanan perbankan digital; dan

- Sisanya sekitar 10% untuk ekspansi usaha berupa pengembangan produk baru, antara lain tabungan digital dan deposito digital.

Baca juga: 2023, Jasnita (JAST) Targetkan Raup Untung

Jadwal HMETD Bank Bumi Arta (BNBA), yakni cum HMETD di pasar reguler dan negosiasi 29 November 2022; ex HMETD di pasar reguler dan negosiasi 30 November; daftar pemegang saham yang berhak memperoleh HMETD 1 Desember; distribusi HMETD 2 Desember; pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia (BEI) 5 Desember; periode perdagangan HMETD 5-9 Desember.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com