Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Bank Jatim Anggarkan Rp120 M untuk Internet Banking

Senin, 28 Oktober 2013 | 16:41 WIB
Antara

JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menganggarkan dana sebesar Rp120 miliar untuk mengembangkan sistem informasi teknologi dalam mendukung layanan internet banking.

"Tahun depan produk tabungan Simpanan Pembangunan Daerah (Simpeda) kami akan diperkuat dengan internet banking. Ini sudah masuk dalam Rencana Bisnis Bank 2014," kata Direktur Utama Bank Jatim Hadi Sukrianto di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan bisnis perbankan tidak terlepas dari keberadaan informasi teknologi. Dengan demikian, Bank Jatim telah menyiapkan dana sebesar Rp120 miliar atau sekitar 10% dari belanja modal 2014 untuk pengembangan aplikasi dan perangkat lunak (software) internet banking.

Saat ini, lanjut Hadi, total dana tabungan Bank Jatim sebesar Rp7,62 triliun pada akhir September 2013, hampir seluruhnya berasal dari produk tabungan Simpeda yang kontribusinya mencapai Rp6,77 triliun.

Sementara terkait kinerja perseroan periode kuartal III 2013, Bank Jatim membukukan kenaikan laba bersih sebesar 28,93% menjadi Rp681,07 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp528,22 miliar.

Hadi Sukrianto menjelaskan bahwa kinerja positif perseroan terlihat dari pertumbuhan asset sebesar Rp35,51 triliun per September 2013, atau tumbuh sebesar 10,1% jika dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya. "Perolehan aset tersebut terutama didapat dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 8,67% dan penyaluran kredit sebesar 15,34%," kata dia.

Tercatat, perolehan DPK Bank Jatim per September 2013 sebesar Rp28,66 triliun. Kontribusi terbesar perolehan DPK itu didukung oleh Simpanan Giro yang mencapai sebesar Rp12,64 triliun, atau tumbuh sekitar 8,74% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN