Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Perombakan Komisaris Mandiri Tidak Pengaruhi Kinerja

Kamis, 22 Mei 2014 | 11:29 WIB
Anis Rifatul Ummah

JAKARTA-PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengemukakan bahwa perombakan susunan komisaris perseroan tidak akan mempengaruhi kinerja perseroan mendatang.

"Bank Mandiri telah memiliki sistem pengelolaan organisasi yang baik, sehingga pergantian pengurus perseroan yang telah diputuskan RUPSLB tidak akan mempengaruhi kinerja," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu.

Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa perseroan juga akan dapat terus melanjutkan bertransformasi menuju bank terbaik di Asia tenggara pada 2020.

Ia mengemukakan bahwa melalui kepengurusan baru, perseroan siap untuk terus memberikan nilai terbaik kepada seluruh pemangku saham serta menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Per akhir Maret 2014 kinerja perseroan meningkat. Kredit Bank Mandiri tumbuh 20,1 persen menjadi Rp470,4 triliun dari Rp391,6 triliun pada periode kuartal I 2013, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) 0,67 persen," paparnya.

Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kredit Bank Mandiri yang disalurkan ke sektor produktif tumbuh 22,8 persen mencapai Rp356,8 triliun dengan pertumbuhan kredit investasi sebesar 15,7 persen dan kredit modal kerja sebesar 27,5 persen.

Selain itu, lanjut dia, sektor listrik, gas dan air mencatat akselerasi pertumbuhan sebesar 34,1 persen, sementara sektor perdagangan, restoran dan hotel sebesar 22,6 persen.

"Kemudian dilihat dari segmentasi, kenaikan penyaluran kredit terjadi di seluruh bisnis, dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen mikro yang mencapai 36,4 persen menjadi Rp28,2 triliun pada Maret 2014," katanya.

Dari sisi nasabah, ia memaparkan bahwa jumlah nasabah kredit mikro per Maret 2014 meningkat menjadi lebih dari 358.000 nasabah dari 327.000 nasabah di periode yang sama tahun sebelumnya.

Ia menambahkan bahwa jika digabungkan dengan kredit usaha kecil menengah maka total kredit yang tersalurkan untuk segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mampu tumbuh sebesar 16,1persen menjadi Rp64,6 triliun.

Terkait hasil RUPSLB disepakati untuk mengangkat Komisaris Utama Mahmuddin Yasin menggantikan Edwin Gerungan. Saat ini, susunan dewan komisaris yakni Komisaris Independen dijabat oleh Prajoto, Krisna Wijaya, Aviliani, dan Anton Hermanto Gunawan. Lalu, Komisaris dijabat oleh Abdul Azis dan Askolani.

Terkait dengan akuisisi saham Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), Budi Gunadi Sadikin enggan mengomentari hal itu dikarenakan tidak masuk dalam agenda RUPSLB perseroan.

"Kementerian BUMN tidak memasukan agenda itu, yang penting kita siap kalau ada kesempatan," ujarnya.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN