Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Akhir Mei, 7,39 Juta Merchant Terhubung dengan QRIS

Kamis, 10 Juni 2021 | 12:48 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga akhir bulan Mei 2021 terdapat 7,39 juta merchant yang terhubung dengan QRIS (QR Indonesia Standard) yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Sepanjang tahun ini, BI memasang target 12 juta merchant yang menggunakan QRIS.

Berdasarkan data BI, merchant QRIS tersebar di 480 kota/kabupaten, di mana 86% merchant adalah usaha mikro dan kecil. Adapun, saat ini terdapat 63 penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP).

"Akhir bulan kemarin ada 7,3 juta merchant QRIS di 34 provinsi, ini juga memudahkan program pemerintah, sudah diberikan 63 penyelenggara, di mana lebih dari 100 juta masyarakat bisa menggunakan pembayaran digital," ucap Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ricky Satria dalam webinar "Kolaborasi Bank Digital dan Fintech dalam Menopang Perekonomian Nasional" yang merupakan kerja sama Majalah Investor dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank BTPN Tbk, dan Xendit, Kamis (10/6).

Ricky menyebut, dengan adanya QRIS ekosistem non bank dan bank bisa saling terbuka dengan open API.

"Kita bantu susun sama-sama kita kembangkan termasuk membantu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dalam hal remitensi, tourism juga kita mau coba QRIS crossborder di Asean," ucap dia.

Guna mempercepat kolaborasi bank dengan fintech, salah satu yang dilakukan BI adalah dengan merilis Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Sehingga, kolaborasi antara fintech dan perbankan atau fintech dan non bank juga bisa dilakukan.

"Kita sedang lakukan untuk KPI, kalau sudah distandarisasi akan gampang kita kembangkan kolaborasi bank dan non bank menggunakan QRIS. Apalagi banyak milenial yang sudah terbiasa menggunakan pembayaran digital," imbuh Ricky.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN