Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dana Pihak Ketiga Bank Permata

Dana Pihak Ketiga Bank Permata

Bank Permata Berdayakan Penyandang Disabilitas

Nida Sahara, Selasa, 3 Desember 2019 | 15:21 WIB

JAKARTA - PT Bank Permata Tbk  mempertegas komitmen mendukung kesetaraan dan memberdayakan penyandang disabilitas di dunia kerja melalui BRAVE (Because eveRyone is Able and creatiVE) dari PermataHati, program Corporate Responsibility (CSR) perseroan dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional.

Dalam program BRAVE, mulai dari pendidikan literasi dan inklusi keuangan sampai pemberdayaan kewirausahaan telah dilakukan. Semua hasil usaha tersebut dipamerkan dalam acara Hari Disabilitas Internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. 

Menurut survei Penduduk Antar Sensus atau SUPAS 2015, penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 21,84 juta atau sekitar 8,56% dari penduduk Indonesia. Hampir setengah dari jumlah tersebut adalah penyandang disabilitas ganda. 

Direktur Utama PermataBank Ridha DM Wirakusumah mengatakan, bukan rahasia lagi bila kondisi umum yang dihadapi para penyandang disabilitas adalah ketidakmampuan mereka untuk bersaing dalam berbagai sektor termasuk dalam memperoleh pendidikan dan pekerjaan yang layak. Kondisi tersebut dipahami oleh perseroan yang melalui program BRAVE telah memberikan kesempatan penyandang tunanetra untuk mendapatkan pembinaan dan peluang bekerja di perusahaan sejak tahun 2010.

"Sudah saatnya penyandang disabilitas diberi kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkarya seperti individu lainnya. Kami di PermataBank telah membuktikan bagaimana para penyandang disabilitas ini juga mampu memberikan kinerja yang baik, telah terbukti kekurangan mereka dalam satu keterampilan justru menjadi pendorong semangat mereka untuk lebih maksimal dibanyak kemampuan," ungkap Ridha, Selasa (3/12).

 

Berbagai kegiatan dalam program BRAVE bertujuan untuk mendukung para penyandang disabilitas di Indonesia agar mampu mandiri secara finansial dan dapat bersaing dan berprestasi layaknya individu lainnya. Perseroan dengan program BRAVE juga telah bekerja sama dengan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD) Cibinong untuk mendorong semangat kewirausahaan dari para penyandang disabilitas. 

Melalui kerja sama ini, BBRVPD Cibinong melatih para penyandang disabilitas dalam berbagai keterampilan, termasuk pembentukan karakter, literasi keuangan dan perbankan, kewirausahaan serta kemampuan dan kesiapan kerja. Seluruh kurikulum pelatihan ini diharapkan dapat membantu para peserta pelatihan penyandang disabilitas baik untuk siap terjun ke dunia kerja ataupun untuk membangun usahanya sendiri. 

“Kami yakin pada dasarnya siapapun, termasuk para penyandang disabilitas, bisa menjadi wirausaha yang sukses. Lihat saja Kito Rato, kedai kopi yang dibangun oleh empat pemuda disabilitas lulusan dari program BRAVE, yang kini mampu bersaing dengan kedai kopi ternama lainnya. Cerita sukses seperti inilah yang menjadi inspirasi kami di PermataBank untuk terus memperjuangkan kesetaraan penyandang disabilitas,” ungkap Ridha. 

Kito Rato merupakan salah satu mitra program CSR PermataBank, dimana sebagian besar dari pendirinya merupakan lulusan Disable Associate Program dari PermataBank. Disable Associate Program merupakan program pelatihan internal PermataBank untuk para penyandang disabilitas terpilih. Kedai kopi Kito Rato, didirikan sejak September 2019 oleh empat anak muda penyandang disabilitas.*

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA