Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BNI Life Bukukan Premi Rp 2,04 Triliun

Selasa, 1 Desember 2015 | 18:47 WIB
Investor

JAKARTA – PT BNI Life Insurance (BNI Life) membukukan total premi bruto (gross written premium/GWP) mencapai Rp 2,04 triliun pada kuartal III-2015, meningkat hampir dua kali lipat dibanding periode sama pada 2014. Dari sisi pertumbuhan, premi bisnis baru perusahaan asuransi jiwa ini meningkat 185% secara year on year (yoy).


Direktur Utama BNI Life Budi Tampubolon mengatakan, asuransi unit linked masih menjadi kontributor utama untuk total pendapatan premi perseroan. Sebab, pada kuartal III-2015 produk asuransi itu tercatat meningkat signifikan 304% (yoy) menjadi Rp 1,34 triliun. Dari total GWP yang sebesar Rp 2,04 triliun, porsi premi lanjutan perusahaan dengan total pemegang polis 1,44 juta ini menyentuh Rp 567 miliar, naik sekitar 6% (yoy) pada kuartal III-2015.

 

“Pada periode sama, total aset perusahaan juga naik 10% (yoy) menjadi Rp 8,8 triliun. Adapun hingga September lalu kami telah membayar total klaim dan manfaat sebesar Rp 693 miliar, turun sekitar 7% (yoy). Dalam jangka panjang, BNI Life berencana masuk peringkat lima besar perusahaan asuransi (jiwa) di Indonesia,” ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily di Jakarta, Senin (30/11).

 

Menurut Budi, pencapaian kinerja BNI Life hingga kuartal III-2015 merupakan hasil dari fokus perseroan melakukan inovasi produk dan pemenuhan layanan kepada nasabah. Ke depan, ia meyakini, perusahaan asuransi jiwa ini masih berpeluang terus tumbuh di tengah penetrasi asuransi di Indonesia yang baru menyentuh 2,5% sampai September 2015.

 

“Di sisi lain, jumlah penduduk negara ini telah mencapai sekitar 250 juta jiwa. Untuk mendukung ekspansi kami masih memiliki RBC (risk based capital) sebesar 1.700%, jauh di atas ketentuan regulator yang 120%,” papar dia.

 

Sampai September 2015, BNI Life telah meambah kantor layanan di sejumlah wilayah seperti Surabaya, Bandung, Denpasar, dan Palembang. Budi mengungkapkan, dalam waktu dekat ini perseroan juga masih berencana   menambah kantor di wilayah Semarang.

 

Sementara itu, guna menunjang bisnis perusahaan asuransi ini pun memiliki jalur distribusi yang terdiri dari employee benefit, unit syariah, keagenan (agency), dan bancassurance. Sejauh ini, bancassurance merupakan distribution channel utama perseroan.

 

Sejalan dengan komitmen jangka panjang BNI Life di Indonesia, perseroan juga telah meningkatkan jumlah tenaga pemasar asuransi sebesar 60%. “Pasalnya, kami berkeinginan dapat menjangkau banyak masyarakat. Jadi, perseroan bercita-cita dapat membuka akses kepada perlindungan asuransi melalui tenaga pemasar berlisensi yang terus tumbuh,” ungkap Budi. (dka)

Editor :

BAGIKAN