Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ki-ka) Pemimpin Divisi Internasional BNI Eko Setyo Nugroho, General Manager BNI Tokyo Ario Bimo, CEO Kyodai Yuichiro Kimoto, dan Direktur Kyodai Tanimoto Kashiko seusai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Remitansi antara BNI dan Kyodai di Tokyo, Jepang, Senin (24 Juni 2019).

Ki-ka) Pemimpin Divisi Internasional BNI Eko Setyo Nugroho, General Manager BNI Tokyo Ario Bimo, CEO Kyodai Yuichiro Kimoto, dan Direktur Kyodai Tanimoto Kashiko seusai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Remitansi antara BNI dan Kyodai di Tokyo, Jepang, Senin (24 Juni 2019).

BNI: Pengangkatan Ario Bimo Didasarkan Prestasi

Selasa, 10 September 2019 | 17:14 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menyebutkan bahwa pengangkatan Ario Bimo sebagai direktur keuangan didukung atas prestasi, bukan faktor kedekatan dengan Menteri BUMN Rini Soemarno. Ario Bimo tercatat sebagai direktur termuda BNI.

Corporate Secretary BNI Melly Melliana mengatakan, pengangkatan Ario Bimo didukung prestasi dan disesuaikan dengan tantangan yang dihadapi industri perbankan, sehingga membutuhkan direksi yang memiliki energi dan kecepatan tinggi, terutama dalam pengambilan keputusan.

“Untuk itu kebutuhan akan tenaga-tenaga muda berprestasi seperti Ario Bimo ditetapkan menjadi Direktur Keuangan yang baru di BNI,” kata Melly dalam keteranganya melalui penjelasan resminya di Jakarta, Senin (9/9).

Beberapa catatan prestasi Ario Bimo antara lain berhasil meningkatkan license BNI Osaka sehingga nasabah dapat membuka tabungan disana. Meningkatkan aset BNI Cabang Tokyo sebesar 45% menjadi 868 juta USD per Agustus 2019. 

Ario Bimo juga mencatat penyaluran kredit sebesar US$ 481 juta atau tumbuh 32,5% selama di Tokyo. Dan hebatnya dengan catatan NPL 0%. Kucuran kredit tersebut juga diimbangi oleh asupan dana sebesar 200 juta USD. Atas prestasi tersebut, Ario Bimo menjadi pejabat yang mengantarkan BNI Cabang Tokyo untuk mendapatkan FSA Rating "Excellent" diantara bank-bank asing lain yang beroperasi di Jepang.

Selama di Tokyo, Beliau juga kerap menjaga komunikasi dengan para pebisnis. Untuk itu, Beliau juga dipercaya menjadi Vice Chairman Asosiasi Pengusaha Indonesia Jepang disana.

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Arief Poyuono menyebutkan bahwa kalaupun ada kedekatan Ario Bimo dengan Menteri BUMN Rini Soemarno bukan suatu masalah, karena tidak ada sama sekali peraturan Bank Indonesia yang dilanggar. “Yang tidak boleh kan pertalian saudara sedarah misalnya orang tua bapak, kakak beradik yang memimpin sebuah bank,” ujar Arief.

Sebelumnya, RUPSLB BNI memutuskan pengangkatan Ario Bimo, yang berusia 38 tahun, sebagai direktur keuangan. Sejumlah pihak menilai bahwa pengangtakan ini janggal, karena yang bersangkutan sebelumnya berada di posisi dua layer di bawah direksi dan diangkatnya Ario Bimo juga disebut memiliki kedekatan dengan Menteri BUMN Rini Soemarno.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA