Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Suprajarto (tengah), Wakil Direktur Utama Sunarso (lima dari kanan) serta jajaran direksi
BRI (dari kiri ke kanan) Supari, Handayani, Indra Utoyo, Osbal Saragi Rumahorbo, Haru Koesmahargyo, Sis Apik Wijayanto, R Sophia Alizsa,
Priyastomo, dan Ahmad Solichin Lutfiyanto usai rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Rabu (15/5). Foto: Investor Daily/DAVID

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Suprajarto (tengah), Wakil Direktur Utama Sunarso (lima dari kanan) serta jajaran direksi BRI (dari kiri ke kanan) Supari, Handayani, Indra Utoyo, Osbal Saragi Rumahorbo, Haru Koesmahargyo, Sis Apik Wijayanto, R Sophia Alizsa, Priyastomo, dan Ahmad Solichin Lutfiyanto usai rapat umum pemegang saham tahunan di Jakarta, Rabu (15/5). Foto: Investor Daily/DAVID

BRI Bagi Dividen Rp 16,17 Triliun

Nida Sahara, Kamis, 16 Mei 2019 | 10:34 WIB

JAKARTA -- Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Rabu (15/5), menyetujui pembayaran dividen sebesar Rp 16,17 triliun atau setara 50% dari laba bersih konsolidasi tahun 2018 yang sebesar Rp 32,35 triliun.

Direktur Utama BRI Suprajarto mengungkapkan, pembagian dividen tersebut meningkat 24% secara tahunan (year on year/yoy) dibanding dividen tahun 2017 yang sebesar Rp 13,04 triliun. Dividen yang dibayarkan sebesar Rp 131 per lembar saham dan maksimal Rp 132 per lembar saham.

“Ini yang menarik menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasi tahunan dividen 50% atau Rp 16,17 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham. Khusus bagian pemerintah yang sekurang-kurangnya memiliki 56,75% saham sebesar Rp 9,17 triliun,” jelas Suprajarto usai RUPST BRI, di Jakarta, Rabu (15/5).

Menurut dia, pembagian dividen yang besar tersebut sudah mempertimbangkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perseroan yang masih cukup tebal.

Baca selanjutnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN