Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank BRI. Foto: DAVID

Bank BRI. Foto: DAVID

GELAR PESTA RAKYAT SIMPEDES

BRI Targetkan Kredit Mikro Tumbuh 9%

Sabtu, 12 September 2020 | 18:52 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menilai pelaku usaha mikro sudah siap menghadapi pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta pada 14 September mendatang. Sementara itu, BRI menargetkan kredit mikro tahun ini tumbuh 8-9% secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, para pelaku usaha mikro saat ini sudah banyak belajar dari situasi pandemi Covid-19 yang membuat aktivitas ekonomi ditutup selama PSBB pada periode sebelumnya. Pengusaha mikro dianggap memiliki pengalaman dan sudah mengantisipasi PSBB di DKI Jakarta nanti, sehingga dampaknya tidak akan signifikan terhadap kinerja kredit BRI.

Berdasarkan rencana bisnis bank (RBB) pertumbuhan kredit BRI tahun ini sekitar 4% (yoy), dan segmen mikro masih akan menjadi penopang pertumbuhan kredit perseroan. Terlebih lagi para debitur optimistis menghadapi PSBB kedua di DKI Jakarta.

“Dampak dari penerapan PSBB pasti ada, tapi kalau saya lagi di lapangan, melihat aktivitas ekonomi tetap berjalan, tidak seperti April- Mei, karena mereka sudah banyak belajar dari PSBB pertama sehingga cepat menyesuaikan. Kredit tumbuh 4%, disumbang besar dari mikro yang kira-kira tumbuh 8-9%,” jelas Supari dalam konferensi pers Pesta Rakyat Simpedes BRI 2020, Jumat (11/9).

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari
Direktur Bisnis Mikro BRI Supari

Supari mengaku sudah berkeliling pasar untuk melihat kondisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut dia, para pelaku mikro optimistis setelah terpuruk pada PSBB pertama.

“Saya tiap hari ke pasar, rasanya pelaku UMKM itu optimistis terus, mereka tangguh walau ada masa sulit pada Maret- April-Mei lalu, begitu cepat recovery mereka dapat pelajaran yang cukup. Pada Senin (14/9) ada PSBB lagi, tidak akan berpengaruh signifikan,” terang Supari.

Pihaknya juga terus mengedukasi pelaku UMKM untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas. Dengan mematuhi protokol kesehatan, para pelaku juga tetap bisa menjalankan usahanya.

“Kami minta UMKM disiplin protokol kesehatan, rasanya optimisme UMKM tidak luntur. Saya ke Pasar Ikan Parung, Sawangan, Situ Ciseeng, mereka seperti tidak terjadi apa-apa, masyarakat sekitar situ sehat semua, tidak ada yang terkena (Covid-19), mereka optimis, beberapa kegiatan usaha hampir tidak berpengaruh,” papar Supari.

Supari menuturkan, selama PSBB justru terdapat beberapa kegiatan usaha yang melonjak pertumbuhannya, sehingga pandemi Covid-19 membawa dampak positif pada beberapa usaha.

“Karena di rumah butuh hiburan, penjual ikan hias, cupang itu tinggi naiknya, jualan daster juga itu bagus, omzetnya naik sampai 150%, kemudian tanaman hias juga bagus pertumbuhannya. Saya optimistis, musibah pandemi akan berlalu dengan syarat disiplin protokol kesehatan,” imbuh dia.

Panen Hadiah Simpedes

Sementara itu, BRI mengadakan Pesta Rakyat Simpedes (PRS) dengan konsep berbeda pada tahun ini. Masyarakat di kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, khususnya nasabah Tabungan BRI Simpedes bisa memperoleh hiburan sekaligus berkesempatan melakukan panen hadiah secara virtual untuk pertama kalinya.

Supari mencatat, tabungan mikro menyumbang cukup besar terhadap total simpanan perseroan. Acara PRS ini juga diharap dapat meningkatkan pembukaan Tabungan Simpedes BRI.

“Total simpanan BRI Rp 1.040 triliun, simpanan mikro Rp 304 triliun, dan di dalamnya Simpedes Rp 255 triliun. Memang simpanan mikro menopang simpanan BRI keseluruhan, bahkan simpanan biaya rendah atau CASA porsinya terbesar, ini pentingnya Simpedes untuk BRI,” urai Supari.

PRS 2020 tetap meneruskan tradisi melalui konsep 6P (Panggung, Pasar,Pawai, Panen, Pojok Xsis, Peduli) yang merupakan trademark Pesta Rakyat Simpedes. PRS merupakan program perseroan yang dilakukan kali pertama pada 2008, acara ini merupakan wujud kepedulian dan peran serta BRI dalam berbagai aspek perkembangan bangsa, mulai dari sisi nasionalisme, kebudayaan, pariwisata, pendidikan dan UMKM, yang terbagi dari talkshow, workshop, artist per formance dan juga pengundian program Panen Hadiah Simpedes.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PRS 2020 akan digelar secara daring sebanyak 10 episode dari bulan September hingga Desember. Mulai dari panggung yang akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi seperti Padi Reborn, Cokelat, Kotak, Via Vallen, Gigi, Slank, dan lainnya. “Apalagi dengan diberlakukan PSBB hari Senin nanti, PRS ini 50 jam, jadi bisa jadi hiburan masyarakat juga di tengah PSBB karena secara virtual,” kata Supari.

Pasar virtual yang merupakan aktivitas untuk jual-beli produk-produk unggulan milik debitur binaan BRI melalui Official Store Indonesia Mall dengan beragam penawaran diskon menarik, flash sale dan gratis ongkos kirim. Pawai digital mengajak masyarakat dari setiap daerah ikut terlibat langsung dalam acara PRS dengan mengangkat unsur kebudayaan setempat sesuai dengan tema melalui media sosial. Pojok X’Sis yang ditujukan bagi para generasi milenial untuk menambah wawasan dengan berbagai talkshow dan workshop kelas digital bersama pembicara dan influencer.

Tak ketinggalan, pengundian Panen Hadiah Simpedes yang dilakukan dari berbagai cabang BRI akan ditayangkan langsung secara langsung. Nasabah yang memiliki saldo tabungan BRI Simpedes minimal Rp 100 ribu setiap bulannya, berlaku kelipatan, akan mendapatkan kupon yang dapat diikutsertakan dalam pengundian. Seluruh nasabah tabungan BRI Simpedes memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hadiah Panen Hadiah Simpedes.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN