Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank BTN. Foto: IST

Bank BTN. Foto: IST

BTN Syariah Buka Cabang di Kendari

Aris Cahyadi, Rabu, 20 November 2019 | 21:44 WIB

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mengembangkan bisnis syariahnya dengan membuka Kantor Cabang Syariah (KCS) ke-25 di Kendari. Langkah strategis tersebut digelar untuk menggarap potensi pertumbuhan bisnis properti di Kendari.

Direktur BTN Dasuki Amsir mengatakan peluang pertumbuhan bisnis properti di Kendari masih besar. Apalagi, Dasuki menyebut sebagai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pertumbuhan ekonomi di Kendari masih mendominasi dibanding daerah sekitarnya.

Selain itu, lanjut Dasuki, mulai naiknya permintaan masyarakat akan layanan perbankan syariah pun menjadi potensi bisnis bagi Unit Usaha Syariah (UUS) BTN. "Upaya kami menghadirkan KCS Kendari juga sebagai langkah menggairahkan sektor properti di Kota Kendari," jelas Dasuki dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, Rabu (20/11).

Data Badan Pusat Statistik (BPS), selama 2018, pertumbuhan sektor real estat di Kendari masih di level 1,8%. Sementara, BPS mencatat pertumbuhan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) kota Kendari sebesar 6,26% pada 2018, lebih tinggi dari PDB nasional yakni 5,17% pada 2018.

"Kami melihat masih ada ruang besar bagi sektor properti untuk berkembang. Sebagai bank miliki pemerintah yang berfokus di segmen perumahan, kami berharap hadirnya KCS Kendari akan menjadi angin segar yang bisa mengerek naik angka pertumbuhan bisnis properti di Kendari," kata Dasuki.

Sementara itu, per September 2019, UUS BTN pun mencatatkan pertumbuhan positif. UUS BTN mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar 19,56% (year on year/yoy) atau naik dari Rp 24,64 triliun menjadi Rp 29,46 triliun pada September 2019. DPK yang dihimpun BTN Syariah pun melaju sebesar 20,78% (yoy) dari Rp19,54 triliun menjadi Rp 23,6 triliun pada kuartal III-2019.

Hingga bulan ke-11 tahun 2019, emiten bersandi saham BBTN tersebut telah melakukan penambahan jaringan kantor sebanyak 33 unit. Rinciannya, perseroan menambah dua kantor cabang baru dan meningkatkan kantor kas menjadi 24 kantor cabang pembantu. Bank spesialis pembiayaan perumahan ini juga menambah satu kantor kas dan membuka sembilan kantor cabang pembantu syariah.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA