Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Rini Soemarno (tiga dari kanan) dan  Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto (dua dari kiri) bersama nasabah Mekaar naik kelas yang mendapatkan fasilitas KUR Mikro BRI di Klungkung, Bali, Selasa (10/9/2019). (ist)

Menteri BUMN Rini Soemarno (tiga dari kanan) dan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto (dua dari kiri) bersama nasabah Mekaar naik kelas yang mendapatkan fasilitas KUR Mikro BRI di Klungkung, Bali, Selasa (10/9/2019). (ist)

Clustering, Jurus BRI Berdayakan Nasabah Ultra Mikro

Thomas E Harefa, Selasa, 10 September 2019 | 17:01 WIB

JAKARTA, investor.id – Upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk berperan sebagai agent of development terus dilakukan. Kali ini BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro kepada nasabah ultra mikro yang naik kelas di Klungkung, Bali, pada 10 September 2019.

Pada acara tersebut hadir Menteri BUMN Rini Soemarno, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, dan Direktur Bisnis Mikro BRI Supari.

BRI bersinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM meningkatkan kapasitas usaha para pelaku usaha ultra mikro program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang naik kelas.

Pada acara tersebut, BRI juga memberikan bantuan sarana produksi usaha di antaranya mesin jahit, dan mesin obras, oven, kompor, hingga peralatan memasak sesuai dengan usaha yang dikelola.

Dalam peningkatan kapasitas usaha mikro kecil (UMK), Supari mengatakan bahwa tidak hanya terbatas pada pemberian kemudahan dalam mengakses pembiayaan KUR Mikro kepada para nasabah, BRI juga memberikan peningkatan pengetahuan pengeloaan keuangan maupun peningkatan hasil produksi dan pemasaran melalui program capacity building yang dilakukan pada Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI.

Di samping itu, BRI juga melakukan program clustering dalam mendorong UMKM naik kelas. Tujuan dari clustering yang dilakukan oleh BRI di antaranya membentuk sebuah financial close system, memudahkan akses pasar, promosi dan networking, kemudahan dalam menyediakan off taker serta pembinaan yang lebih terfokus.

“Dengan sinergi ini diharapkan nasabah yang sebelumnya merupakan Mekaar naik kelas dapat terus berkembang usahanya dengan mendapatkan pembiayaan dan pendampingan lanjutan dari BRI,” ungkap Supari dalam keterangan pers yang diterima Investor Daily, Selasa (10/9/2019).

Sementara itu, hingga 31 Agustus 2019, BRI telah menyalurkan KUR dengan total mencapai Rp 67,6 triliun kepada lebih dari 3,2 juta debitur di seluruh Indonesia. Apabila di total, sejak KUR diluncurkan tahun 2015 hingga saat ini, jumlah KUR yang telah disalurkan BRI mencapai Rp 303 triliun kepada lebih dari 15,8 juta pelaku UMKM.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA