Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Syariah Mandiri. Foto: mandirisyariah.co.id

Bank Syariah Mandiri. Foto: mandirisyariah.co.id

Mandiri Syariah dan MUF Perluas Pembiayaan Kendaraan Syariah

Senin, 14 September 2020 | 14:44 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) dan PT Mandiri Utama Finance (MUF) menjalin sinergi dalam rangka memperluas layanan pembiayaan kepemilikan kendaraan (otomotif) dengan skema syariah. Sinergi tersebut dilakukan dengan penyaluran pembiayaan secara joint financing, optimalisasi customer base, serta perluasan jaringan pemasaran MUF.

Jenis kendaraan yang dapat dibiayai juga akan semakin beragam, yakni jenis kendaraan mobil baru, mobil bekas, dan motor baru.

Direktur Finance, Strategy & Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho mengatakan, penandatanganan tersebut merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antar anak perusahaan Bank Mandiri dalam memperluas penetrasi pasar pembiayaan syariah. Kerja sama ini juga diyakini akan menunjang pertumbuhan bisnis bagi kedua pihak dengan memanfaatkan core competence masing-masing perusahaan.

Sampai dengan Juni 2020, Mandiri Syariah memiliki kekuatan dana pihak ketiga (DPK) yang sangat baik khususnya tabungan yang mencapai Rp 42,52 triliun atau tumbuh 17,04% swcara tahunan (yoy). "Hal Ini menyebabkan Mandiri Syariah memiliki kekuatan likuiditas yang bisa disinergikan dengan MUF. Kerjasama ini juga implementasi core values BUMN yaitu AKHLAK khususnya poin terkait kolaboratif," jelas Ade Cahyo dalam keterangannya, Senin (14/9).

Ade Cahyo menambahkan untuk tahap awal, Mandiri Syariah siap menyalurkan pembiayaan kepada MUF sebesar Rp 500 miliar selain mendukung dalam penyediaan infrastruktur IT, jaringan distribusi yang luas di seluruh Indonesia dan likuiditas yang kuat untuk memastikan ekspansi pembiayaan lebih luas.

PT Bank Utama Fiance  menjawab kebutuhan konsumen dengan menggelar  pameran digital otomotif  MUF Online Autoshow 2020.
PT Bank Utama Fiance menjawab kebutuhan konsumen dengan menggelar pameran digital otomotif MUF Online Autoshow 2020.

Hingga Juni 2020, pembiayaan retail Mandiri Syariah dapat tumbuh dengan baik dengan kualitas NPF tetap terjaga di level 1,1% karena fokus tumbuh pada target segmen.

Adapun, portofolio pembiayaan kendaraan atau Kendaraan Berkah posisi Juni 2020 sebesar Rp 2,7 triliun sejak di-launching secara nasional pada awal tahun 2018, pembiayaan kendaraan berkah saat ini menguasai 32% market share syariah dengan NPF di bawah 1%.

"Dengan sinergi strategis dengan MUF Syariah, diharapkan akan lebih meningkatkan market share pembiayaan kendaraan syariah lebih dari 40%," tutur dia.

Sementara itu, Direktur MUF Rita Mustika menambahkan, dengan jaringan luas yang telah dimiliki oleh MUF serta berkolaborasi dengan Mandiri Syariah, pelanggan semakin dapat dimudahkan untuk memiliki kendaraan dengan prinsip syariah.

Saat ini, MUF telah memiliki 109 kantor jaringan di seluruh Indonesia, termasuk kantor cabang Aceh yang telah memiliki izin Kantor Cabang Unit Syariah (KCUS) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengikuti Qanun Aceh No. 11 tahun 2018 yang menerapkan prinsip syariah untuk seluruh transaksi keuangan. Di samping itu, MUF juga telah memiliki 22 jaringan Kantor Cabang Unit Syariah di seluruh Indonesia.

Rita mengungkapkan, dengan core competence yang dimiliki MUF maka akan memperkuat sinergi dengan Mandiri Syariah, MUF memiliki varian produk yang lengkap serta didukung oleh 6.978 jaringan dealer dan showroom rekanan yang tersebar di seluruh Indonesia.

"MUF saat ini juga telah mengelola aset sebesar Rp 11.5 triliun sampai akhir Agustus 2020," kata Rita.

Melalui kolaborasi Mandiri Syariah dan MUF ini, efisiensi bagi masing-masing perusahaan dapat berjalan lebih optimal baik dari aspek biaya, sumber daya, maupun proses pembiayaan.

"Selain itu, kualitas pembiayaan pun dapat lebih terjaga karena didukung oleh eligible customer dari masing-masing perusahaan," sambung Rita.

Sementara bagi nasabah, manfaat yang langsung bisa dirasakan adalah semakin banyaknya pilihan produk yang kompetitif di pasar syariah. Tidak hanya itu, nasabah juga akan semakin mudah dalam melakukan pembayaran angsuran karena dapat dilakukan di payment channel kedua perusahaan.

"Tujuan yang tak kalah penting dari sinergi ini adalah untuk meningkatkan peranan bank syariah dalam peningkatan literasi keuangan syariah sesuai amanah Pemerintah Republik Indonesia sehingga berdampak pada perekonomian nasional," pungkas Ade Cahyo.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN