Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi pembayaran digital. (ist)

Ilustrasi pembayaran digital. (ist)

Pembayaran Digital Jadi Tren di Masa Pandemi

Jumat, 30 Juli 2021 | 17:25 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor,id - Pembayaran digital menjadi tren di Asia Pasifik, termasuk di Indonesia, selama pandemi Covid-19. Ini berdasarkan hasil riset dua perusahaan keuangan dunia Visa dan Mastercard.

Visa mencatat 68% responden di Indonesia berkegiatan tanpa uang tunai dan 53% beralasan membawa lebih sedikit uang tunai di masa kini, karena lebih sering menggunakan kartu. Adapun, Mastercard menyurvei 15 ribu responden di 18 negara berbeda. Kuisioner disebar secara daring pada rentang waktu Februari hingga Maret 2021. Hasilnya, sekitar 70% responden Asia Pasifik juga lebih tertarik dengan toko yang menyediakan pembayaran digital.

Kesadaran pembayaran digital meningkat, karena dunia sedang dihantam pandemi Covid-19. Selain itu, risiko penyebaran Covid-19 yang membayangi setiap orang meningkatkan popularitas pembayaran dengan QR code di Asia Pasifik.

Sejalan dengan itu, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank sebagai unit usaha dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC Group menggandeng Visa dan Mastercard menerbitkan kartu kredit virtual (VCC) di Indonesia. Selain karena tren, langkah itu ditempuh MNC Bank dengan beberapa alasan.

Pertama, Bank Indonesia (BI) mencatat ada peningkatan nominal transaksi kartu kredit sebesar 25,5% secara year on year (YoY) pada April 2021. Kedua, BI menurunkan suku bunga dari 2% menjadi 1,75% per bulan yang sudah berlaku sejak bulan ini.

“Saya tetap berbelanja menggunakan kartu kredit, karena selama pandemi ini ada banyak program potongan harga, cashback, dan poin. Tertapi, yang paling saya suka adalah potongan harga. BI juga menurunkan suku bunga dan minimum payment tagihan kartu kredit yang menjadi added value untuk saya,” ujar karyawan swasta asal Tangerang, Delviana Azari, Jumat (30/7/2021).

Presiden Direktur MNC Bank Mahdan menuturkan, MNC Bank yakin, MotionVisa dan MotionMastercard akan mendorong akselerasi pembayaran digital di dalam negeri.

MNC Bank mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam literasi keuangan dan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi menurunkan angka infeksi Covid-19.

“Layanan dan solusi yang dimiliki MNC Bank kami harap bisa mewujudkan dua hal itu, karena masyarakat yang sehat akan membawa Indonesia mengakhiri pandemi ini,” tutur Presiden Direktur MNC Bank Mahdan.

Penerbitan kartu kredit virtual MotionVisa dan MotionMastercard melalui aplikasi MotionBanking akan memiliki credit scoring berbasis artificial intelligence canggih. Aplikasi MotionBanking nantinya akan terkoneksi langsung dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga menghasilkan persetujuan instan dan keputusan kredit yang jauh lebih cepat.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN