Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

Perbankan Syariah Harus Didukung Produk Murah, Akses Mudah, serta Pelayanan Bagus dan Lengkap

Minggu, 2 Mei 2021 | 09:32 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan pertumbuhan kredit pada Februari-Maret mulai mengalami perbaikan, terutama pada pembiayaan perbankan syariah yang tumbuh tinggi.

Namun, pertumbuhan yang tinggi tak cukup untuk mendorong pangsa pasar (market share) perbankan syariah yang masih 9,96%.

"Syariah tumbuh tinggi tapi dari basis yang kecil, market share masih di bawah 10% di bawah konvensional. Belum bisa mengungkit market share," tutur Wimboh dalam Sarasehan Industri Jasa Keuangan, Sabtu (1/5).

Menurut dia, pangsa pasar perbankan syariah akan tinggi apabila didukung oleh produk yang murah, akses pembiayaan mudah, dan pelayanan yang bagus dan lengkap.

OJK, kata Wimboh, telah membuat peta jalan untuk pengembangan keuangan syariah agar mampu memberikan produk murah, berkualitas baik, dan kemudahan akses. Untuk itu, kata Wimboh, lembaga keuangan syariah juga harus diperkuat.

"Tanpa lembaga yang kuat tidak bisa memberikan produk berbasis teknologi. Kita memberikan quick win harus mempunyai lembaga keuangan syariah yang kuat sehingga lahirlah BSI  yang merger dari tiga bank syariah milik BUMN," ucap Wimboh.

Wimboh menilai kehadiran BSI menjadi momentum bagi industri keuangan syariah untuk mempunyai produk yang lengkap, harga murah, pelayanan bagus, dan mampu menjangkau seluruh masyarakat. Wimboh menyebut BSI tidak akan mematikan industri keuangan syariah yang kecil, melainkan akan merangkul para industri keuangan syariah yang kecil.

"BSI bisa menjadi hub penjualan produk-produk sehingga yang kecil-kecil tidak perlu bikin IT sendiri-sendiri," pungkas Wimboh. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN