Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Rupiah Kamis Siang Naik 20 Poin

Kamis, 21 April 2011 | 14:12 WIB
Antara

JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (21/4) siang, kembali bergerak naik, karena pelaku pasar makin aktif, sehingga posisi hampir mendekati level Rp 8.600 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar naik 20 poin menjadi Rp 8.620 dari sebelumnya Rp 8.640 per dolar.

Direktur Currency Management Group Farial Anwar di Jakarta, Kamis mengatakan, rupiah akan dapat mencapai level Rp 8.600 per dolar AS apabila Bank Indonesia (BI) tidak menahan pergerakan mata uang itu.

”Faktor positif dari regional yang masih berlanjut sebagai pendorong utama bagi pelaku pasar untuk membeli rupiah,” ujarnya.

Menurut Farial Anwar, pergerakan rupiah pada dua pekan lalu yang cenderung dalam kisaran sempit menunjukkan bahwa mata uang itu sebenarnya akan bergerak naik yang didukung oleh faktor positif di pasar internal cukup kuat.

"Namun, rupiah tertahan oleh isu global yang negatif sehingga posisi hanya berkisar Rp 8.660-Rp 8.670 per dolar," ujarnya seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan, Indonesia yang dinilai masih merupakan pasar menarik oleh pelaku asing mengakibatkan mereka masih bertahan dan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan investasi jangka pendek.

"Kami memperkirakan peluang rupiah untuk kembali naik pada sore nanti masih cukup besar," katanya.

Apalagi pelaku pasar lokal, lanjut dia masih menunggu lebih lanjut laporan kinerja emiten kuartal pertama 2011 yang akan dipublish pada awal bulan depan.

”Karena itu, peluang rupiah untuk bisa meliwati angka Rp 8.600 per dolar AS sangat besar,” ucapnya.

Menurut dia, kinerja keuangan emiten pada kuartal pertama 2011 diperkirakan tetap memberikan nilai positif yang makin mendorong pelaku asing bermain di pasar.

"Kami optimistis pasar uang dan pasar saham pada awal bulan depan diserbu pelaku pasar," ucapnya. (tk)

Editor :

BAGIKAN