Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Maybank. Foto ilustrasi: IST

Maybank. Foto ilustrasi: IST

Trafik Transaksi Mobile Banking Maybank Indonesia Naik 130%

Jumat, 11 September 2020 | 23:13 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  - PT Bank Maybank Indonesia Tbk mencatatkan peningkatan trafik transaksi pada layanan mobile banking Maybank2u (M2U) mencapai 130% secara tahunan (year on year/yoy). Guna melengkapi layanan digital banking, dalam waktu dekat perseroan bakal menambah fitur menabung reksadana dan layanan bancassurance.

Head Digital Banking Product & Strategy Maybank Indonesia Ditto Prabowo mengatakan, banyak dari aktivitas nasabah kini hanya bisa dilakukan di rumah. Hal tersebut memaksa perseroan untuk menggenjot inovasi digitalisasi. Hasilnya, transaksi pada aplikasi M2U melonjak signifikan.

"Selama pandemi, transaksi terutama di layanan mobile banking itu naik tinggi sekali karena banyak nasabah melakukan transaksi dari rumah. Peningkatan lebih dari dua kali lipat atau sekitar 130% secara year on year (yoy)," ujar dia pada suatu acara seminar daring, Jumat (11/9).

Sampai saat ini, sambung dia, sekitar 900 ribu nasabah Maybank secara aktif menggunakan layanan di M2U. Dalam waktu dekat, pihaknya pun bakal menambah fitur terbaru terkait tabungan reksadana dan layanan bancassurance. Layanan tersebut akan melengkapi fitur-fitur sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

"Mengenai fitur reksadana dan bancassurance, secara fitur kami sudah siap. Sekarang ini persetujuan juga sudah disampaikan dan regulator pun sudah memberikan isyarat semua persyaratan oke. Tinggal menunggu waktu sampai akhirnya kita melakukan grand launching. Nantinya layanan saving dan bancassurance itu bisa dilakukan sepenuhnya secara digital," papar Ditto.

Head Strategy, Transformation, & Digital Office Maybank Indonesia Michel Hamilton mengungkapkan bahwa aplikasi mobile banking M2U akan menjadi digital banking secara penuh. Hal itu seiring dengan seluruh layanan di kantor cabang yang kini sudah bisa dilakukan pada aplikasi tersebut.

Lagipula, kata dia, banyak dari nasabah yang kini tidak lagi datang ke kantor cabang. Mayoritas nasabah dari berbagai usia telah menggunakan layanan mobile banking, tentu dengan fitur yang disesuaikan berdasarkan segmen usia. Namun demikian, kehadiran M2U merupakan pelengkap dari kanal pelayanan bank selain kantor cabang. Pihaknya percaya bahwa cabang tetap dipertahankan ditengah disrupsi digital.

Kemudian, Michel mnuturkan, saat ini perseroan juga sedang mengembangan perihal customer experience dari aplikasi M2U. Kenyamanan dan pengalaman berselancar nasabah saat bertransaksi dan mengatasi gangguan akan sepenuhnya dituntaskan lewat fasilitas digital. Misalnya transaksi di ATM tanpa kartu, hingga penyederhanaan transaksi lainnya.

Dia mengaku, banyaknya inovasi yang ingin diciptakan menjadi tantangan sendiri bagi perseroan, termasuk tantangan untuk bergerak cepat mengembangkan fitur dan produk. Karena selain faktor waktu, faktor tepat guna bagi nasabah perlu diperhitungkan dengan baik.

"Kuncinya adalah penyederhanaan yang bisa dirasakan pada nasabah. Tantangan lain itu mengenai customer experience, karena kadang sebagai perancang itu kita tidak menyadari betul kebutuhan nasabah. Kita perlu lebih lanjut menerjemahkan main point dari kebutuhan nasabah," terang dia.

Adapun sampai saat ini, berbagai fitur yang tersedia pada aplikasi M2U diantaranya pembukaan rekening baru, deposito berjangka, kartu kredit, dan diharapkan segera menyusul yakni fitur saving dan bancassurance. Selain itu, layanan mobile banking dapat melakukan transaksi top up e-wallet, transaksi di e-commerce, dan sejumlah transaksi keseharian lainnya.

"Yang menjadi unggulan M2U, nasabah bisa dengan mudah menggunakannya untuk bisa melakukan pembukaan rekening. Kita juga ada banyak fitur terkait kebutuhan saving untuk tujuan hidup tertentu. Ini terbuka untuk produk konvensional dan syariah. M2U juga sebagai lifestyle, kita mau ada dikehidupan sehari-hari nasabah seperti top up e-wallet, pembayaran di e-commerce juga terlayani," kata Michel.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN