Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan memotret monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Bintang Oto Global Terbitkan MTN Rp 200 Miliar

Rabu, 29 September 2021 | 11:56 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) berencana menerbitkan surat utang jangka menengah (Medium Term Notes/MTN) I Tahun 2021 sebesar Rp 200 miliar. Dana raihan surat utang itu akan dimanfaatkan untuk membiayai modal kerja.

Berdasarkan keterangan resmi, Rabu (29/9), MTN tersebut diterbitkan dengan tenor lima tahun dan tingkat bunga tetap 10% per tahun. Adapun pembayaran bunga akan dilakukan setiap 3 bulan. Pembayaran bunga MTN pertama dilakukan pada 29 Desember 2021. Sisanya dibayarkan sekaligus jatuh tempo pada 29 September 2026.

Perlu diketahui, berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan per 31 Maret 2020, nilai transaksi emisi MTN ini melebihi 20% dari nilai ekuitas perseroan, sehingga merupakan transaksi material.

Surat utang ini ditawarkan pada harga 100% dari jumlah pokok. surat utang jangka menengah ini telah memperoleh hasil pemeringkatan BBB+ dari PT Kredit Rating Indonesia.

Adapun dana yang diperoleh dari MTN akan digunakan perseroan sekitar 30,30% untuk pembelian kendaraan niaga. Kendaraan niaga setelah dibeli, selanjutnya akan disewakan. Sekitar 40,40% akan digunakan untuk pembangunan sarana penunjang. Perseroan berencana untuk melakukan pembelian tanah yang akan digunakan sebagai pool kendaraan niaga.

Kemudian, sekitar 10,10% akan digunakan untuk biaya pembangunan sarana penunjang dan sisanya sekitar 19,20% akan digunakan untuk modal kerja. Sebagai informasi, pembelian kendaraan niaga dan pembangunan saranan penunjan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Pulau Jawa dan Bali.

Sehubungan dengan rencana penggunaan dana, secara rinci perseroan menjelaskan bahwa telah mendapatkan kontrak perjanjian sewa menyewa dengan PT ID Service Solution atas penyewaan 6,466 unit kendaraan niaga yang akan dilakukan secara bertahap. Kontrak ini merupakan peluang bagi perseroan untuk meningkatkan pendapatan dan kinerja keuangan.

Adapun penggunaan dana untuk pembelian lahan merupakan salah satu bagian yang dipersyaratkan dari kontrak dengan PT ID Service Solution, yaitu perseroan bersedia menyediakan lahan sebagai pool kendaraan niaga tersebut.

Perseroan yakin bahwa penyewaan kendaraan niaga akan menjadi strategi kunci. Adapun penerbitan MTN akan langsung difokuskan untuk pemenuhan kontrak penyewaan kendaraan niaga yang telah didapatkan, sehingga pendapatan perseroan akan mengalami peningkatan. (bil)

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN