Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Waskita Karya Tbk (Persero). (Foto: Dok)

PT Waskita Karya Tbk (Persero). (Foto: Dok)

Waskita Siapkan Obligasi dan Sukuk Rp 3,8 Triliun

Jumat, 8 Oktober 2021 | 23:08 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menerbitkan obligasi dan sukuk sebesar Rp 3,8 triliun pada 2022. Sebagian besar dari dana tersebut akan digunakan untuk refinancing utang yang jatuh tempo, lalu sekitar Rp 800 miliar bakal dimanfaatkan untuk modal kerja.

“Untuk 2022 akan dilakukan emisi sekitar Rp 3,8 triliun yang instrumennya terbagi dalam bentuk obligasi dan sukuk. Besarannya masih kami diskusikan,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma dalam paparan publik, Jumat (8/10).

Selain menerbitkan obligasi dan sukuk pada 2022, pada kuartal IV-2021 ini perseroan juga berencana menambah modal dengan menerbitkan sebanyak 24,5 miliar saham Seri B dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Menurut Taufik, rights issue tersebut merupakan konsekuensi dari PMN 2021. Saat ini, prosesnya tinggal menunggu penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai PMN. Paralel dengan itu, Waskita pun segera melakukan proses registrasi ke OJK untuk rights issue.

“Total target dana yang akan diperoleh sebesar Rp 7,9 triliun. Ditambah Rp 4 triliun. Jadi, kurang lebih Rp 11,9 triliun,” jelas Taufik. Dana yang terhimpun dari rights issue tersebut, rencananya akan digunakan untuk menyelesaikan proyek jalan tol, modal kerja proyek konstruksi, dan investasi pengembangan entitas anak perusahaan.

Sementara itu, mengenai nilai kontrak baru (NKB), Direktur Operasi III Waskita Karya Gunadi menyampaikan, hingga kuartal II-2021, Waskita telah mengantongi kontrak sebesar Rp 11,42 triliun dari Rp 20,5 triliun yang ditargetkan pada akhir tahun ini.

Ia menyebutkan, Waskita tengah mengikuti proses tender untuk 16 proyek baik yang berasal dari proyek engineering, procurement, and construction (EPC) maupun proyek infrastruktur dari kementerian dan lembaga. “Lebih kurang ada Rp 16 triliun yang sedang diproses. Mudah-mudahan, hal itu akan menutup rencana-rencana yang kita harapkan bisa masuk dalam NKB mendatang,” imbuhnya.

Pada 2022, Waskita memproyeksikan NKB senilai Rp 25-30 triliun baik yang berasal dari proyek yang diinisiasi perseroan, maupun dari proyek-proyek yang didapat secara konvensional seperti dari BUMN, kementerian, dan swasta. Begitu juga dengan proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru yang sekarang dalam proses perencanaan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN