Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Area kegiatan penambangan emas BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di Surabaya, Rabu (19/2/2020).Foto:Istimewa

Area kegiatan penambangan emas BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di Surabaya, Rabu (19/2/2020).Foto:Istimewa

Terbitkan Obligasi Rp 1,5 T, Merdeka Gold Tawarkan Kupon 7,5-9,85%

Kamis, 4 November 2021 | 14:11 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menggelar penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2021 senilai Rp 1,5 triliun. Surat utang dengan tingkat kupon 7,5-9,85% tersebut diterbitkan dengan tujuan untuk meringankan beban utang sejumlah anak usaha.

Obligasi tersebut merupakan bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan dengan target perolehan dana Rp 3 triliun. Sebelumnya, perusahaan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I senilai Rp 1,5 triliun pada Maret 2021.

Dalam keterangan resmi, Kamis (4/11), manajemen menyampaikan sekitar 27% dana hasil emisi obligasi akan digunakan PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk pembayaran sebagian pokok utang yang timbul berdasarkan perjanjian fasilitas US$ 100 juta pada setiap jatuh tempo berturut-turut pada 30 November 2021, 21 Desember 2021, 31 Januari 2022, 28 Februari 2022, dan 30 Maret 2022, masing-masing sebesar sekitar US$ 5,6 juta.

Sedangkan sisanya sebanyak 73% akan digunakan oleh PT Batutua Tembaga Raya (BTR) dan PT Batutua Kharisma Permai (BKP) untuk modal kerja. Apabila dana yang dipinjamkan telah dikembalikan oleh BSI, BTR, dan BKP kepada perseroan, dana bakal dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan usaha perseroan.

Pada Obligasi Tahap II, Merdeka Copper Gold menawarkan bunga tetap sebesar 5% per tahun atau lebih rendah dibanding tahap I yang berada di rentang 7,5-9,85%. Obligasi ini memiliki tenor selama 367 hari kalender ini dan telah mendapat peringkat A dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 18 Februari 2022, sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi akan dibayarkan pada tanggal 25 November 2022.

Sedangkan masa penawaran umum obligasi akan berlangsung pada 15-16 November 2021. Tanggal emisi obligasi dijadwalkan pada 18 November 2021 dan pencatatan efek di BEI pada 19 November 2021. Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yaitu PT Indo Premier Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas.

Terkait kinerja, hingga Juni 2021, perseroan mencatat pendapatan usaha dari penjualan emas, perak dan tembaga turun sebesar 31,9% menjadi US$ 135,4 juta dari sebelumnya US$ 198,8 juta untuk periode yang sama pada tahun 2020. Alhasil, laba periode berjalan ikut turun sebesar 90,6% menjadi US$ 3,3 juta dari sebelumnya US$ 35,4 juta untuk periode yang sama pada tahun 2020.

Sementara, jumlah aset perseroan pada tanggal 30 Juni 2021 meningkat sebesar 28,1% menjadi US$ 1.191,1 juta dibandingkan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar US$ 929,6 juta. Pada tanggal 30 Juni 2021, Grup Merdeka mempunyai liabilitas tercatat sebesar US$ 455,1 juta yang terdiri dari saldo liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang masing-masing sebesar US$ 231,3 juta dan US$ 223,8 juta.

Merdeka Copper Gold memiliki anggaran belanja modal sebesar US$ 125,0 juta untuk tahun 2021, yang akan digunakan untuk pemeliharaan fasilitas produksi yang ada saat ini dan kegiatan eksplorasi di area baru. Per 30 Juni 2021, Grup Merdeka telah merealisasikan sebesar US$ 40,0 juta dari anggaran belanja modal dan memiliki komitmen barang modal yang belum terealisasi sebesar US$ 8,6 juta.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN