Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Foto: BNI

Gedung PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Foto: BNI

Dimulai, Penawaran Awal Green Bond BNI (BBNI) Rp 5 Triliun

Selasa, 10 Mei 2022 | 22:14 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI melangsungkan penawaran awal obligasi berwawasan lingkungan (green bond) pada 11-25 Mei 2022 dengan target dana sebesar Rp 5 triliun. Green bond ini bisa dibeli melalui investasi minimal Rp 5 juta dengan masa penawaran umum pada 14-16 Juni 2022.

“Harga penawaran 100% dari nilai nominal green bond,” jelas manajemen BNI dalam pengumumannya, Selasa (10/5/2022).

Obligasi bernama Green Bond I PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2022 ini ditawarkan dalam tiga seri. Seri A bertenor tiga tahun atau hingga 21 Juni 2025. Seri B bertenor lima tahun atau sampai 21 Juni 2027. Seri C bertenor tujuh tahun hingga 21 Juni 2029.

Baca juga: Kinerja Sesuai Ekspektasi, Bagaimana dengan Prospek Saham BNI (BBNI)?

Namun, BNI belum menyebutkan masing-masing nilai dari seri green bond tersebut. Begitu juga dengan besaran kupon. Yang pasti, perseroan akan menggunakan tingkat bunga tetap, yang akan dibayarkan setiap tiga bulan atau kuartalan.

Green bond ini dijamin secara kesanggupan penuh dan diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo green bond yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek (KSEI) sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang green bond, dan ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok green bond,” terang manajemen.

Baca juga: Laba BNI (BBNI) Melonjak 63,2% Nyaris Tembus Rp 4 Triliun

BNI telah mendapatkan hasil pemeringkatan AAA atas surat utang jangka panjang dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 8 Maret 2022 sampai 1 Maret 2023.

Perseroan akan menggunakan seluruh dana hasil emisi green bond untuk membiayai proyek berkategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL), setelah dikurangi biaya-biaya emisi. KUBL tersebut meliputi proyek terkait energi terbarukan, efisiensi energi, manajemen limbah dan pengolahan sampah menjadi energi, penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan, hingga proyek transportasi ramah lingkungan. (C02)

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN