Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Gerd Altmann (Pixabay)

Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Gerd Altmann (Pixabay)

Serap Pembiayaan Rp 17 Triliun, Kemenkeu: Minat Investor terhadap Lelang SUN Solid

Selasa, 7 Juni 2022 | 21:40 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima pembiayaan sebesar Rp 17 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (7/6/2022). Minat investor pada lelang SUN hari ini terlihat solid, tercermin dari bids yang masuk sebesar Rp 43,54 triliun atau meningkat 10,5% dibanding lelang sebelumnya.

Direktur SUN Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan walaupun sempat menguat di akhir minggu pertama bulan Juni, pasar surat berharga negara kembali mengalami volatilitas karena terpengaruh ekspektasi rilis data inflasi AS bulan Mei yang meningkat dan potensi kenaikan Fed Fund Rate pada FOMC meeting pekan depan. Namun, minat investor terhadap produk keuangan Indonesia tetap terjaga.

Baca juga: Siap-siap!, 106 Emiten Bakal Cari Dana Segar Rp 84 Triliun dari Pasar Modal

“Hal ini dipengaruhi masih relatif stabilnya kondisi perekonomian domestik yang ditunjukkan antara lain rilis data inflasi di level 3,55% yang lebih rendah dari ekspektasi pasar di level 3,6%. Selain itu, bids to cover ratio pada lelang kali ini adalah sebesar 2,56 kali,” ucap Deni dalam pernyataan resmi, Selasa (7/6/2022).

Adapun seri SUN yang dilelang adalah seri SPN03220907 (new issuance), SPN12230303 (reopening), FR0090 (reopening), FR0091 (reopening), FR0093 (reopening), FR0092 (reopening), dan FR0089 (reopening).

Dia mengatakan preferensi investor untuk obligasi negara pada lelang hari ini yaitu masih pada dua seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun yang mencapai 52,15% dari total incoming bids dan 62,06% dari total awarded bids. “Incoming bids terbesar masih pada tenor 10 tahun yaitu sebesar Rp 13,52 triliun,” imbuh Deni.

Partisipasi investor asing mayoritas pada tenor 5 dan 10 tahun, dengan total penawaran masuk mencapai Rp 5,29 triliun atau 12,16% dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp 2,63 triliun atau 49,75% dari total incoming bids investor asing.

Baca juga: Total Emisi Obligasi dan Sukuk BEI Sepanjang 2022 Capai Rp 62,45 T

Secara umum, level yield rata-rata tertimbang (Weighted Average Yield/WAY) lelang SUN untuk seri obligasi negara turun sebesar 3 sampai 16 basis poin dibandingkan lelang sebelumnya. Sehingga di tengah pasar yang cenderung volatil, Pemerintah masih bisa mendapatkan level borrowing cost yang cukup kompetitif. Kemenkeu akan kembali melakukan penerbitan SUN pada Selasa (21/6/2022).

“Pemerintah optimis kondisi pasar ke depan akan lebih kondusif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pembiayaan APBN melalui penerbitan SBN,” ujar Deni.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN