Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi obligasi. Foto: beritasatu.com

Ilustrasi obligasi. Foto: beritasatu.com

BNI Sekuritas: Investor Perlu Cermati Seri FR Ini

Senin, 13 Juni 2022 | 08:41 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id — BNI Sekuritas memperkirakan sebanyak 11 seri Fixed Rate (FR) akan menarik perhatian investor pada hari ini, Senin (13/6/2022). Adapun imbal hasil (yield) 10 tahun untuk periode 13-17 juni diprediksi berada dikisaran 7,13%-7,35%.

Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas Amir Dalimunthe mengatakan, seri FR yang akan diminati investor adalah FR0044, FR0047, FR0091, FR0074, FR0068, FR0080, FR0072, FR0093, FR0050, FR0079, FR0057. Rekomendasi ini mempertimbangkan kondisi pasar saat ini serta valuasi yield curve.

Dari global, data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dirilis pada akhir pekan lalu menjadi sentimen utama yang diperhatikan oleh para investor saat ini. Inflasi AS pada bulan Mei tercatat mencapai 8,6%, lebih tinggi dari bulan sebelumnya dan perkiraan konsensus yaitu 8,3%.

Baca juga: Reliance Sekuritas: IHSG Bergerak Negatif, Intip Jejeran Saham Berpotensi Naik Hari Ini

“Pelaku pasar berikutnya akan berfokus pada Langkah The Fed selanjutnya mengenai agresifitas mereka terhadap Fed Fund Rate, seiring level inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan,” jelas Amir dalam risetnya, Senin (13/6/2022).

Kemudian, yield curve US Treasury (UST) bergeser ke atas dibandingkan posisinya seminggu sebelumnya. Yield UST 2-tahun naik 25bp menjadi 3,07% sedangkan UST 10 -tahun mencatat kenaikan yield 22bp ke level 3,16% pada akhir pekan lalu.

Baca juga: BNI Sekuritas: IHSG Berpotensi Terkoreksi, Cermati Saham BBCA, PGAS, INDF, TBIG

Dari dalam negeri, CDS 5 tahun Indonesia pekan lalu ditutup lebih tinggi dari akhir pekan sebelumnya. CDS 5 tahun mengakhiri pekan lalu di 100bp atau 7bp lebih tinggi dibandingkan minggu sebelumnya. Rupiah juga mencatat depresiasi terhadap Dolar AS, melemah 0,83% dibandingkan pekan sebelumnya.

Sementara itu, yield SUN 10-tahun (GIDN10YR) berakhir minggu lalu di 7,19% atau 27bp lebih tinggi dibandingkan minggu sebelumnya. Kenaikan imbal hasil SUN tersebut sejalan dengan imbal hasil US Treasury 10-tahun yang juga mencatatkan peningkatan secara mingguan.

Sebagai informasi, harga obligasi berdenominasi Rupiah bergerak sideways pada perdagangan hari terakhir pekan lalu. Yield SUN Benchmark 5-tahun (FR0090) berada di level 6,25%(+1bp), sementara untuk yield SUN Benchmark 10-tahun (FR0091) tercatat di level 7,19%(+1bp).

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN