Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi kinerja obligasi korporasi: Investor Daily

Ilustrasi kinerja obligasi korporasi: Investor Daily

Mantap! Investor Asing Serbu Lelang SUN di Pasar Perdana

Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:48 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Minat investor pada lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Rabu (2/8/2022) berlanjut membaik. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya incoming bids menjadi Rp 36,91 triliun dari lelang sebelumnya sebesar Rp 29,46 triliun.

Investor sudah mulai risk on pasca hasil FOMC meeting bulan Juli yang sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar dan adanya sinyal The Fed tidak akan seagresif sebelumnya dalam melakukan normalisasi kebijakan tingkat suku bunga.

Advertisement

Baca juga: Yield Surat Utang Pemerintah AS Melemah, Harga Emas Tertopang

Bahkan, dalam laman resmi DJPPR, Selasa (2/8/2022) disebutkan bahwa minat investor asing di pasar perdana meningkat 46% dibandingkan lelang sebelumnya dari Rp 4,76 triliun menjadi Rp 6,95 triliun. Minat investor asing mayoritas masih pada tenor 5 dan 10 tahun, dengan total awarded bids sebesar Rp 4,97 triliun atau 26,09% dari total incoming bids.

Seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun kembali mendominasi demand investor pada lelang hari ini, yang mencapai 77,22% dari total incoming bids dan 81,06% dari total awarded bids. Selain itu incoming bids terbesar masih pada tenor 10 tahun yaitu sebesar Rp 17,77 triliun (48,14% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp 11,15 triliun (58,50% dari total awarded bids).

Secara umum, tingkat borrowing cost pemerintah pada lelang hari ini turun mencapai level yang cukup kompetitif dengan WAY yang dimenangkan lebih rendah 8-52 bps dibandingkan lelang sebelumnya. Hal tersebut sesuai dengan sentimen pasar yang cenderung positif dalam sepekan terakhir.

Baca juga: Masih Marak, Emisi Surat Utang Rp 49 Triliun bakal Meluncur

Dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder dan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2022, maka pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp 19,06 triliun atau di atas target indikatif yang diumumkan sebesar Rp 15,0 triliun.

Keputusan ini mencerminkan bahwa dalam pemenuhan kebutuhan pembiayaan melalui SBN dilakukan secara oportunistik, fleksibel, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Berdasarkan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2022.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN