Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung melintas di dekat layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung melintas di dekat layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Aktivitas BEI Sepekan Diramaikan Pencatatan 3 Saham, 4 Obligasi dan 2 Sukuk

Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:30 WIB
Frans S. Imung

JAKARTA, investor.id - Tingkat penularan Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir tampak cukup menonjol, yang diwarnai angka penularan baru hingga menembus angka 2000 dalam sehari. Meski demikian, kondisi tersebut seperti tidak menhambat antusiasme di pasar modal Indonesia.

Sentimen positif yang berkembang, tidak saja diikuti kenaikan IHSG hingga menembus angka psikologis 5.000. Selama pekan lalu (6-10/7/2020), aktivitas di Bursa Efek Indonesia juga diramaikan dengan pencatatan 3 emiten baru, 4 obligasi, serta 2 sukuk.

Seremoni pencatatan 3 saham baru di BEI pekan lalu dilaksanakan secara virtual. BEI menyebut pilihan tersebut sebagai bentuk komitmen pencegaham penularan visrus corona di Indonesia.

Pencatatan perdana pekan lalu didahului PT Pakuan Tbk. Emiten dengan kode UANG yang listing Senin (6/7) menjadi emiten ke-30 di BEI untuk tahun 2020. Perusahaan yang masuk papan pengembangan BEI ini menggeluti bisnis perdagangan, jasa dan investasi. Fokus bisnisnya pada bidang services & investment dengan subsektor restoran, hotel dan turisme.

Pada Selasa (7/7) seremoni dilanjutkan dengan kehadiran dua emiten sekaligus. Perusahaan tercatat ke-31 dan ke-32 adalah PT Boston Furniture Tbk dengan kode saham SOFA dan PT Pradiksi Gunatama Tbk dengan kode saham PGUN. SOFA bergelut di sektor consumer goods dengan subsektor houseware. Sedangkan PGUN masuk dalam sektor agriculture, dengan subsektor plantation.

Obligasi & Sukuk

Pada pekan yang sama, sebanyak 4 instrumen obligasi berkelanjutan dan 2 Sukuk Mudharabah ikut meramaikan aktivitas BEI. Pada Selasa (7/7) PT Mandala Multifinance Tbk resmi menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Mandala Multifinance Tahap I Tahun 2020. Nilai nominal emisi sebesar Rp150 miliar.

PT Pemeringkatan Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan pemeringkatan idA (Single A) untuk Obligasi tersebut. Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Sementara itu, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap I Tahun 2020. Kedua instrumen surat utang resmi tercatat di BEI pada Rabu (8/7).

Nilai emisi obligasi Adira tersebut mencapai Rp1,3 triliun. Sedangkan nilai emisi Sukuk Mudharabah Adira sebesar Rp200 miliar. PEFINDO memberikan pemeringkatan idAAA (Triple A) untuk Obligasi dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Mudharabah. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Selanjutnya, Kamis (9/7), terdapat 2 pencatatan Obligasi dan Sukuk Mudharabah. Indonesia Eximbank meramaikan pasar obligasi dengan mencatatkan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank V Tahap I Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Eximbank II Tahap I Tahun 2020.

Obligasi Indonesia Eximbank dicatatkan dengan nilai nominal Rp48 miliar. Sedangkan untuk Sukuk Mudharabah dicatatkan dengan nilai nominal Rp100. miliar. PEFINDO memberi peringkat idAAA (Triple A) dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Mudharabah. Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Pencatatan obligasi dan sukuk mudharabah selanjutnya datang dari PT Pegadaian (Persero). BUMN ini menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Pegadaian Tahap II Tahun 2020 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Pegadaian Tahap II Tahun 2020.

Nilai emisi dua obligasi sebesar Rp1,5 triliun. Sedangkan nilai sukuk mudharabah Pegadaian sebesar Rp 500 miliar. PEFINDO memberikan pemeringkatan idAAA (Triple A) untuk Obligasi dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) untuk Sukuk Mudharabah. PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN