Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Alam Sutera. Foto: DEFRIZAL

Alam Sutera. Foto: DEFRIZAL

Alam Sutera Refinancing Surat Utang US$ 60 Juta

Farid Firdaus, Senin, 23 Maret 2020 | 17:20 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), melalui Alam Synergy Pte Ltd, akan mempercepat pembayaran surat utang global senilai US$ 60 juta dengan tingkat bunga 11,5% menjadi 22 April 2020. Utang tersebut merupakan bagian dari senior notes senilai US$ 175 juta yang jatuh tempo 2021.

Direktur Alam Synergy Pte Ltd Irawati Widodo mengatakan, perseroan memutuskan untuk menebus sebanyak US$ 60 juta dari jumlah terutang senior notes 2021, dengan harga penukaran sama dengan 102,875% dari jumlah pokok notes. Adapun, The Bank of New York Mellon cabang London bertindak sebagai agen yang membantu aksi perseroan.

Redeemed notes ini ditambah dengan bunga yang masih harus dibayar dan belum dibayar oleh perseroan,” jelas Irawati dalam keterangan resmi ke Bursa Efek Singapura (SGX), Senin (23/3).

Penjajakan percepatan pelunasan senior notes ini sudah digelar Alam Synergy sejak Januari 2020. Prosesnya dimulai dengan mengajukan permohonan (consent solicitation) untuk melakukan amandemen syarat dan ketentuan pada dua surat utang global perseroan, yaitu senior notes senilai US$ 175 juta dengan bunga 11,5% yang jatuh tempo 2021 dan senior notes senilai US$ 370 juta dengan bunga 6,625% yang jatuh tempo 2022.

Hasilnya, perseroan telah mengantongi persetujuan sebanyak 97,57% dari seluruh pemegang senior notes 2021 dan 95,96% dari seluruh pemegang senior notes 2022. Amandemen surat utang ini memberikan fleksibilitas kepada perseroan dalam menggalang dana jangka panjang dengan target hingga US$ 185 juta.

Sejak tahun lalu, manajemen Alam Sutera telah menyatakan keinginan untuk mempercepat pembayaran obligasi global senilai US$ 175 juta. Perseroan setidaknya berharap mampu menerbitkan global bond minimal dengan nilai yang sama dan bertenor minimal selama lima tahun.

Sebelumnya, Direktur Utama Alam Sutera Realty Joseph Sanusi Tjong menyatakan, pihaknya menunggu waktu yang tepat untuk melakukan refinancing surat utang tersebut. “Jika melihat pengalaman yang lalu, kalau rate sedang bagus, kita akan terbitkan yang lima tahun, jatuh temponya pada 2024,” kata dia.

Moody’s Investors Service sebelumnya menurunkan peringkat Alam Sutera menjadi B3 dari B2 pada akhir Januari lalu. Moody’s juga memangkas peringkat senior notes 2021 dan 2022 menjadi B3 dan B2. Menurut Vice President and Senior Credit Officer Moody’s Jacintha Poh, penurunan peringkat menceminkan ekspektasi Moody’s terhadap likuiditas dan metrik kredit Alam Sutera akibat penurunan penjualan lahan kepada China Fortune Land Development Co Ltd (CFLD).


 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN