Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
bakrieland

bakrieland

Bakrieland Lunasi Utang Rp 360,30 Miliar

Ghafur Fadillah, Minggu, 8 September 2019 | 20:52 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) melunasi utang senilai Rp 360,30 miliar kepada PT Riverton Group. Pelunasan dilaksanakan dengan skema pelepasan saham anak usaha dan aset tanah.

Sekretaris Perusahaan Bakrieland Yudt Rizard Hakim mengatakan, pelunasan utang tersebut tertuang dalam perjanjian Bakrieland dengan Riverton per 4 September 2019. Skema pelunasan dilaksanakan melalui anak usaha perseroan, yaitu PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) dan PT Surya Global Nusantara (SGN).

Manajemen Bakrieland menyebutkan bahwa dana senilai Rp 360,30 miliar tersebut awalnya dimanfaatkan sebagai pinjaman modal kerja yang didapatkan dari PT Geolink Indonesia. Kemudian Geolink mengalihkan piutang tersebut kepada PT Riverton Group.

“Pengalihan piutang tersebut dilakukan pada 1 Maret 2019 dan kemmudian diinformasikan kepada perseroan pada 21 Mei 2019. Sedangkan skema pelunasan dilakukan dengan melepas sebanyak 2,21 miliar saham JGLE yang dimiliki SGN kepada Riverton Group. Sebelumnya saham tersebut dijadikan sebagai jaminan utang bagi PT Geolink Indonesia,” ujar Yudy Rizard Hakim dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu(8/9).

Kemudian Graha Andrasentra mengalihkan hak dan kewajiban dalam rencana pembelian tanah seluas 24.033 meter di Benoa, Bali kepada kepada PT Wijaya Makmur. Selain itu, perseroan akan melepas sebanyak 330.489 saham atau setara 80% saham milik perseroan di PT Bakrie Nirwana Semesta kepada Riverton dalam waktu dekat.

Tindakan ini diambil sebagai langkah perseroan agar Graha Andrasentra selaku entitas anak dapat melunasi pinjamannya kepada perseroan berdasarkan perjanjian pinjaman tertanggal 22 Desember 2017. Transaksi ini dilakukan untuk mempertahankan keberlanjutan usaha perusahaan. Serta memenuhi kewajiban perseroan atas utang yang telah dialihkan Geolink Indonesia kepada Riverton Group dan meredam rencana sebagai kreditur baru melakukan upaya hukum yang serius terhadap perseroan atau pun entitas anak usaha perseroan.

Sebelumnya, Presiden Direktur Bakrieland Development Ambono Janurianto mengatakan, pihaknya berencana menggandeng perusahaan asal Tiongkok, China Construction First Group Corp Ltd (CCFG), untuk mengembangkan kawasan residensial dan komersial di Jakarta tahun ini. Nilai investasinya diperkirakan mencapai US$ 350 juta.

Namun demikian, Ambono tidak menyebut rinci porsi kepemilikan perseroan pada proyek tersebut. “Mengenai detailnya, silahkan konfirmasi kepada corporate secretary,” jelasnya.

Berdasarkan laporan South China Morning Post, Bakrieland dan CCFG sedang mematangkan spesifikasi dari kesepakatan, termasuk apakah bakal dibentuk perusahaan patungan (joint venture/JV) atau Bakrieland berperan sebagai pengembang, sementara CCFG bertindak sebagai kontraktor.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA