Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
UOB Indonesia

UOB Indonesia

Bank UOB Indonesia Tawarkan Obligasi Subordinasi Rp 650 Miliar

Gita Rossiana, Selasa, 5 November 2019 | 16:04 WIB

JAKARTA,Investor.id - PT Bank UOB Indonesia berencana menawarkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2019 senilai Rp 650 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II dengan nilai total Rp 2 triliun.


Berdasarkan informasi dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pada Januari 2019, perseroan sudah menerbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2019 dengan nilai Rp 100 miliar. Sementara untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahap III dan tahap selanjutnya akan ditentukan kemudian.

Obligasi Berkelanjutan II Tahap Tahap II akan diterbitkan dengan tingkat bunga 9,25%. Obligasi ini memiliki tenor tujuh tahun.

Perseroan juga telah mendapatkan pernyataan efektif obligasi pada 27 Juni 2019. Sedangkan masa penawaran umum akan dilakukan pada 7 November 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 13 November 2019. Dalam penerbitan obligasi ini, perseroan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT RHB Sekuritas Indonesia dan PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.

Sementara itu, berdasarkan pipeline BEI pada 26 September 2019, ada 11 perusabaan yang akan menerbitkan obligasi dengan nilai total Rp 22,9 triliun sampai akhir 2019

Dari pipeline tersebut, sebanyak empat bank akan menerbitkan obligasi tahun ini sebesar Rp 9 triliun. Empat bank tersebut adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang akan menerbitkan obligasi berkelanjutan III tahap I senilai Rp 5 triliun.

Kemudian, PT Bank Mandiri Taspen akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I senilai Rp 1 triliun. Sementara, PT Bank BTPN Tbk (BTPN) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap I senilai Rp 1 triliun dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun.

Selain perbankan, sektor pembiayaan juga banyak menerbitkan obligasi. Tercatat, ada tiga perusahaan multifinance yang akan menerbitkan obligasi, yakni PT Bussan Auto Finance, yang akan menerbitkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun. Selanjutnya, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) yang akan menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap VI senilai Rp 1,19 triliun. Selain itu, PT BCA Finance yakan menerbitkan obligasi Rp 1,5 triliun.

Di sektor lain, perusahaan milik negara, yakni PT PLN, berencana menerbitkan sukuk dan obligasi dengan nilai masing-masing Rp 797,5 miliar dan Rp 1,91 triliun. Adapun perusahaan BUMN yang lain, yakni PT Kereta Api Indonesia, berencana menerbitkan obligasi Rp 2 triliun. Tidak ketinggalan, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) yang berencana menerbitkan obligasi Rp 3,5 triliun. Terakhir, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) juga berencana menerbitkan obligasi Rp 500 miliar.

Sementara itu, BEI mencatat total emisi obligasi dan sukuk sepanjang 2019 sudah mencapai 74 emisi dari 41 emiten senilai Rp 86,6 triliun. Sedangkan keseluruhan emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 415 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 440,44 triliun dan US$ 47,5 juta yang diterbitkan oleh 118 emiten. Sedangkan surat berharga negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 103 seri dengan nilai nominal Rp 2.642,18 triliun dan US$ 400 juta.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA