Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

BEI Sepekan, Volume Transaksi Melonjak 15,86% Meski IHSG Melorot 2,78%

Sabtu, 22 Mei 2021 | 11:27 WIB
Frans S. Imung

JAKARTA - Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia selama sepekan periode 17-21 Mei 2021 tergolong cukup marak, meski berujung penurunan Indeks Harga Saham Gabungan sebesar 2,78%. Jika pada pekan lalu IHSG ditutup pada posisi 5.938,351, pekan ini justru turun ke level 5.773,120.

Seiring penurunan IHSG sebesar 2,78% selama sepekan tersebut, nilai kapitalisasi pasar BEI juga terkoreksi 2,79% menjadi Rp6.832,583 triliun dari pekan sebelumnya sebesar Rp7.028,641 triliun.

Pada periode yang sama, para investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp129,37 miliar, meningkat dari nilai beli bersing selama pekan sebelumnya senilai Rp9,113 triliun.

Penurunan IHSG terjadi ketika rata-rata volume transaksi Bursa selama sepekan justru meningkat 15,86% menjadi 15,674 miliar saham dibanding 13,528 miliar saham pada penutupan pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian bursa juga meningkat sebesar 14,31% menjadi Rp10,638 triliun dari Rp9,306 triliun pada pekan yang lalu.

Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan mengalami peningkatan 6,52% menjadi 1.032.644 kali transaksi dibandingkan pada pekan sebelumnya sebanyak 969.406 kali transaksi.

Selama sepekan, tepatnya Jumat (21/5), dua pencatatan obligasi di BEI, termasuk PT Mandiri Tunas Finance. Anak usaha Bank Mandiri ini menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2021 sebesar Rp1,4 triliun.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idAA+ (Double A Plus) untuk obligasi ini. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ditunjuk menjadi Wali Amanat dalam emisi ini.

Sedangkan PT Adhi Commuter Properti yang menerbitkan Obligasi I Adhi Commuter Properti Tahun 2021 senilai Rp500 miliar. Obligasi meraih peringkat idBBB (Triple B) dari PEFINFO. PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten Tbk bertindak sebagai Wali Amanat untuk emisi ini.

Seiring hadirnya dua obilgasi baru itu, total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 sebnyak 31 emisi dari 25 emiten. Total nilai emisi sebesar Rp35,33 triliun.

Sedangkan total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 479 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp435,27 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 129 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 146 seri dengan nilai nominal Rp4.174,79 triliun dan USD400,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp6,80 triliun.

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN