Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BNI AM menggelar kegiatan Market Outlook 2021 pada 17-19 November 2020. Kegiatan tersebut. Tema ini dipilih karena ekonomi dan pasar modal tahun 2021 akan lebih menantang dan bergejolak, dibandingkan tahun 2020 sehingga diperlukan informasi yang akurat dan komprehensif untuk menghadapinya.  Webinar virtual ini dihadiri sejumlah pembicara, seperti Wakil Menteri Keuangan RI  Suahasil Nazara dan Ketua BKPM  Bahlil Lahadalia,

BNI AM menggelar kegiatan Market Outlook 2021 pada 17-19 November 2020. Kegiatan tersebut. Tema ini dipilih karena ekonomi dan pasar modal tahun 2021 akan lebih menantang dan bergejolak, dibandingkan tahun 2020 sehingga diperlukan informasi yang akurat dan komprehensif untuk menghadapinya. Webinar virtual ini dihadiri sejumlah pembicara, seperti Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara dan Ketua BKPM Bahlil Lahadalia,

BNI AM Optimistis Pertumbuhan AUM Berlanjut Tahun 2021

Selasa, 17 November 2020 | 21:52 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id -  BNI Asset Management (BNI AM) mencatatkan pertumbuhan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar 15% menjadi Rp 26,64 triliun hingga akhir Oktober 2020. Perseroan mampu mencetatak pertumbuhan dana kelolaan, meski ekonomi Indonesia dan dunia terimbas pandemi Covid-19.

Pihaknya meyakini pertumbuhan dana kelolaan tersebut diharapkan berlanjut hingga tahun depan, seiring dengan ekspektasi ekonomi lebih baik dan pasar modal yang lebih kondusif. Apalagi adanya ekspektasi berlanjutnya tingkat suku bunga yang rendah.

Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati mengatakan, BNI AM masih bisa mempertahankan posisinya dalam daftar 10 jajaran perusahaan aset manajemen di Indonesia dengan dana kelolan terbesar mencapai Rp24,64 triliun hingga Oktober tahun ini.

“BNI AM masih tetap mencatatkan pertumbuhan AUM sebesar 15% sejak awal tahun 2020 tidak terlepas dari dukungan investor serta sinergi dengan BNI sebagai induk dan seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam grup BNI,” ujarnya dalam acara webinar virtual bertajuk “Market Outlook 2021” yang digelar oleh BNI AM.

Sementara itu, Presiden Direktur BNI Asset Management Putut Endro Andanawarih mengatakan, mayoritas investor mulai masuk ke instrumen investasi dan menyimpan uangnya ke instrumen rendah risiko seperti deposito. “Justru, kita harusnya sebagai investor sikapnya melakukan antisipasi ke depan atau berani dulu masuk pada instrumen berisiko,” ujarnya.

Dia menambahkan, pasar modal saat ini didominasi investor ritel dalam negeri yang naik selama krisis. Dengan demikian, prospek pemulihan pasar bisa terjadi dalam waktu dekat. Di sisi lain, investor juga disarankan untuk mulai menempatkan uangnya ke instrumen yang berbasis saham, meskipun indeks masih dalam posisi terkoreksi. Cara yang bisa dilakukan investor adalah dengan menambah kepemilikan saham secara perlahan.

Terkait pertumbuhan dana kelolaan BNI AM tahun depan, dia mengatakan, pihaknya optimistis lanjutkan pertumbuhan tahun 2021. Namun demikian, dia belum bersedia mengungkap detil angka pertumbuhan tahun depan.

Sementara itu, kegiatan Market Outlook 2021 yang digelar BNI AM akan berlangsung sepanjang 17-19 November 2020. BNI AM menghadirkan pembicara-pembicara yang berkompeten di bidangnya, yaitu Staff khusus Menteri Koordinator bidang Perekonomian RI Reza Y. Siregar, Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara, Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Adi Sulistyowati. Pembicara lainnya juga hadi Ketua BKPM Bahlil Lahadalia, Associate INDEF Bhima Yudhistira Adinegara, Presiden Direktur BNI Asset Management Putut Endro Andanawarih.

Pembicara hari kedua di seminar tersebut menghadirkan Ketua Dewan Komisioner LPS Purbawa Yudhi Sadewa, Ketua Umum API Hariyadi Sukamdani, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nanggoi, Equity Fund Manager BNI Asset Management Jefrix Kosiady. Sedangkan pembicara hari terakhir menghadirkan Head of Investment & Research BNI Asset Management Yekti Dewanti dan Head of Fixed Income BNI Asset Management Gilang Triadi.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN