Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Customer Service CIMB Niaga (tengah) sedang melayani nasabah disaksikan oleh Direktur Business Banking CIMB Niaga Rahardja Alimhamzah (kedua kanan); Regional Head Jakarta Central CIMB Niaga Yunita Chandrawati (kiri); dan Branch Area Manager, S&D - Jakarta Central Area I CIMB Niaga Marlina (kedua kiri) di Kantor Cabang Graha CIMB Niaga, Jakarta dalam suasana perayaan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas), Rabu (4/9/2019). (ist)

Customer Service CIMB Niaga (tengah) sedang melayani nasabah disaksikan oleh Direktur Business Banking CIMB Niaga Rahardja Alimhamzah (kedua kanan); Regional Head Jakarta Central CIMB Niaga Yunita Chandrawati (kiri); dan Branch Area Manager, S&D - Jakarta Central Area I CIMB Niaga Marlina (kedua kiri) di Kantor Cabang Graha CIMB Niaga, Jakarta dalam suasana perayaan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas), Rabu (4/9/2019). (ist)

CIMB Niaga Kembali Raih Peringkat AAA

Thereis Love Kalla, Kamis, 12 September 2019 | 14:11 WIB

CIMB Niaga Kembali Raih Peringkat AAA

JAKARTA, investor.id - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menetapkan peringkat tertinggi untuk PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) yaitu AAA. Hal tersebut mencerminkan kuatnya profil bisnis perseroan dengan jaringan yang luas.

“Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari CIMB Group Holdings Bhd sebagai pemegang saham pengendali, serta profil permodalan yang sangat kuat,” tulis Pefindo dalam keterangan resmi yang diterima Investor Daily, Kamis (12/9).

Selain itu, Pefindo juga menegaskan peringkat yang sama untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I/2018 dan peringkat AA untuk Obligasi Subordinasi III/2018. Pemberian peringkat yang sedikit lebih rendah untuk Obligasi Subordinasi ditujukan agar dapat mengantisipasi risiko surat utang tersebut.

“Untuk mengakomodasi risiko surat utang tersebut yang dapat diturunkan nilai nya jika non-viability event terjadi, sebagaimana tercatat dalam Peraturan Bank Indonesia nomor 15/12/PBI/2013,” ungkap Pefindo

Efek utang dengan peringkat AAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan obligor untuk memenuhi kewajiban keuangan atas efek utang terbilang superior dibandingkan obligor lainnya.

Seiring dengan hal tersebut, pernyataan yang sama juga dinyatakan oleh Pefindo terhadap peringkat AAA Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I/2018. “Kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas kontrak pendanaan syariah relatif dibanding emiten Indonesia lainnya adalah superior,” ujar Pefindo.

Kendati demikian peringkat dapat diturunkan oleh Pefindo, jika terjadi penurunan yang signifikan atas tingkat pentingnya Bank terhadap Grup maupun tingkat dukungan Grup terhadap Bank. “ Peringkat ini masih dibatasi oleh kualitas aset yang moderat,” ulas Pefindo

Obligasi dan Sukuk .

Sebelumnya perseroan menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I/2018 yang terdiri dari beberapa seri. Pertama, seri A dengan tenor 370 hari menawarkan imbal hasil pada kisaran 7,6%-8,6%. Kedua, seri B dengan tenor 3 tahun menawarkan imbal hasil 8,6%-9,6%. Ketiga, seri C tenor 5 tahun dengan imbal hasil 8,75%-9,75%.

Sementara Obligasi Subordinasi III Bank CIMB Niaga Tahun 2018 diterbitkan dengan nilai pokok Rp 100 miliar yang terdiri dari dua seri. Pertama, seri A tenor 5 tahun dengan bunga 9,35,35%. Kedua, seri B dengan kupon 9,85-85%, memiliki jatuh tempo 7 tahun.

Adapun hingga semester I perseroan mencetak laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp 1,98 triliun, naik 11,8% secara year on year (yoy), dan menghasilkan earnings per share Rp 79,27 per saham.

Pertumbuhan laba bersih tersebut didukung oleh pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) yang naik 5,5% menjadi Rp 6,32 triliun, serta penurunan pada biaya pencadangan sebesar 2,0% (yoy). Rasio loan loss coverage (LLC) CIMB Niaga berada di level yang aman sebesar 101,2%.

Total aset perseroan mencapai Rp 271,86 triliun per 30 Juni 2019 atau meningkat 4,5% dibanding akhir 2018 sebesar Rp 266,7 triliun. CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.

 

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA