Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pintu gerbang Ancol. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Pintu gerbang Ancol. Foto ilustrasi: Investor Daily/Gora Kunjana

Jaya Ancol Tawarkan Obligasi Rp 350 Miliar

C01, Minggu, 26 Mei 2019 | 00:29 WIB

JAKARTA – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menggelar penawaran umum berkelanjutan (PUB) II obligasi dengan total target emisi Rp 1 triliun. PUB tersebut akan diterbitkan dalam beberapa tahap dengan penerbitan awal senilai Rp 350 miliar.

Sesuai rencana PUB II tahap I Pembangunan Jaya Ancol akan ditawarkan dengan tiga seri. Seri A akan memiliki jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi, sementara seri B memiliki jangka waktu tiga tahun dam seri C bakal memiliki jangka waktu lima tahun. Kisaran bunga obligasi akan ditentukan kemudian.

“Dana yang diperoleh dari obligasi ini akan digunakan untuk pelunasan atas fasilitas kredit PT Bank DKI dengan nilai sebesar Rp 300 miliar dan bunga Rp 2,68 miliar,” kata manajemen dalam prospektus, Jumat (24/5).

Sementara sisa dana hasil PUB II tahap I ini akan digunakan untuk operasional usaha perseroan. PT Mandiri Sekuritas menjadi penjamin pelaksana obligasi Pembangunan Jaya Ancol. Dalam aksinya tersebut, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkat atas surat utang jangka panjang obligasi yakni Single A plus dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Tahun ini, Pembangunan Jaya Ancol fokus pada pengembangan kawasan rekreasi sebagai tulang punggung usaha. Kawasan rekreasi yang akan dikembangkan adalah Dunia Fantasi (Dufan), pantai, Atlantis Water Adventure (AWA), dan Ocean Dream Samudra (ODS). Perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) multiyears senilai Rp 1,1 triliun.

Sejak tahun lalu, perusahaan properti asal Australia, Crown Grup, menggandeng Pembangyunan Jaya Ancol dan membangun megaproyek dengan estimasi gross development value (GDP) Rp 7 triliun-Rp 10 triliun, berkonsep mixed use development. Skema bisnis yang ditempuh kedua perusahaan adalah kerja sama operasi (KSO) dengan komposisi kepemilikan masing-masing 61% untuk Crown Group dan 49% untuk Jaya Ancol.

Proyek ini mencakup apartemen 3.000 unit, perkantoran, hotel, dan pusat belanja, ser ta commercial space untuk para penghuni. Proyek properti dengan arsitek kaliber international ini diharapkan menjadi icon baru bagi Jakarta. Pembangunan yang sudah dimulai sejak tahun ini diproyeksikan memakan waktu hingga dua tahun.

Hingga kuartal I-2019, pendapatan usaha yang dikantongi perseroan mencapai Rp266,64 miliar mengalami penurunan 4,63% dari posisi Rp279,61 miliar di kuartal I-2018. Laba bersih pada kuartal I-2019 senilai Rp10,11 miliar juga anjlok dari posisi Rp39,82 miliar pada kuartal I-2018.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN