Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perdagangan obligasi di bursa.

Perdagangan obligasi di bursa.

Mandala Multifinance akan Emisi Obligasi Rp 135 Miliar

Gita Rossiana, Minggu, 1 Desember 2019 | 19:58 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 135 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan III senilai total Rp 1,2 triliun.

Sebelumnya, perseroan telah obligasi berkelanjutan III tahap I sebesar Rp 450 miliar pada 2018. Kemudian, pada 2019, perseroan melaksanakan tahap II dan tahap III dari obligasi berkelanjutan III ini dengan nilai masing-masing Rp 321 miliar dan Rp 171 miliar.

“Adapun obligasi berkelanjutan III tahap IV senilai Rp 135 miliar akan diterbitkan dengan tenor tiga tahun dan dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment),” jelas perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Obligasi tersebut akan diterbitkan dalam dua seri. Seri A obligasi akan diterbitkan dengan jumlah pokok Rp 110 miliar dengan tingkat bunga 8,5% per tahun dan tenor 370 hari. Seri B akan diterbitkan dengan jumlah pokok 25 miliar, tenor tiga tahun, dan tingkat bunga 9,75% per tahun.

Obligasi ini mendapatkan peringkat A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Sedangkan pihak yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT Sucor Sekuritas. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bertindak sebagai wali amanat.

Perseroan mendapatkan pernyataan efektif obligasi pada 28 Juni 2018. Kemudian, masa penawaran umum akan dilakukan pada 16-17 Desember 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Desember 2019.

Dengan penerbitan obligasi tersebut, perseroan berharap bisa menopang penyaluran pembiayaan tahun ini yang ditargetkan sebesar Rp 5,2 triliun. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi.

Adapun strategi tersebut diantaranya menambah empat kantor cabang baru, sehingga tahun ini mencapai total 264 kantor cabang yang tersebar di Indonesia. Sedangkan strategi lain adalah dengan melakukan diversifikasi produk pembiayaan.

Sementara itu, sampai kuartal III-2019, perseroan membukukan piutang pembiayaan konsumen sebesar Rp 4,08 triliun. Piutang pembiayaan ini mengkontribusi perolehan aset yang mencapai Rp 4,45 triliun.

Sedangkan pendapatan tercatat sebesar Rp 1,24 triliun, meningkat sekitar 19,23% dibandingkan kuartal III-2018 yang sebesar Rp 1,04 triliun. Perolehan pendapatan ini mengkontribusi perolehan laba tahun berjalan yang mencapai Rp 276,54 miliar, meningkat 26,07% dibandingkan kuartal III-2018 yang mencapai Rp 219,35 miliar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA