Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. Foto: Perseroan.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. Foto: Perseroan.

Obligasi Tower Bersama 'Oversubscribed' 2,5 Kali

Kamis, 10 September 2020 | 10:18 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dari para pemodal hingga 2,5 kali atas Obligasi Berkelanjutan IV tahap I tahun 2020 senilai Rp 700 miliar. Aksi ini membuat perseroan membayar kembali (refinancing) utang obligasi dengan obligasi baru yang memiliki tingkat bunga lebih rendah.

Chief Financial Officer (CFO) Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan, penawaran yang masuk dari para investor mencapai Rp 1,7 triliun. Hal ini membuktikan kepercayaan investor terhadap prospek perseroan.

Obligasi sebesar Rp 700 miliar ini terdiri atas dua seri, yakni sebanyak Rp 231 miliar dengan tingkat bunga 6,3% dan tenor 370 hari, serta Rp 469 miliar dengan tingkat bunga 8% dan tenor 3 tahun. Bunga untuk obligasi ini akan dibayarkan setiap kuartal.

“Perusahaan akan menggunakan dana hasil emisi untuk pembayaran sebagian Obligasi II tahap III tahun 2017 dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,4% yang akan jatuh tempo pada 19 September 2020,” kata Helmy kepada Investor Daily.

Fitch Ratings Indonesia memberikan peringkat AA- untuk obligasi anyar tersebut. Adapun program obligasi berkelanjutan IV Tower Bersama memiliki total target dana hingga Rp 7 triliun yang berlaku selama dua tahun.

Chief Executive Officer (CEO) Tower Bersama Infrastructure Hardi Wijaya Liong mengatakan, perseroan memiliki struktur utang yang sangat kuat, karena utang perseroan sepenuhnya terlindung nilai dan jangka panjang. “Perseroan juga masih memiliki banyak ketersediaan komitmen pinjaman yang belum digunakan. Obligasi IV tahap I ini mendiversifikasi dan memperkuat struktur permodalan kami,” jelas dia.

Per 30 Juni 2020, total pinjaman perseroan sebesar Rp 22,56 triliun dan total pinjaman senior sebesar Rp 10,35 triliun. Jumlah ini dihitung jika pinjaman dalam mata uang dolar Amerika Serikat (AS) yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya.

Dengan saldo kas yang mencapai Rp 762 miliar, maka total pinjaman bersih perseroan menjadi Rp 21,8 triliun dan total pinjaman senior bersih perseroan menjadi Rp 9,59 triliun. Sedangkan dengan menggunakan EBITDA kuartal II-2020 yang disetahunkan, maka rasio pinjaman senior bersih terhadap EBITDA sebesar 2,1 kali dan total pinjaman bersih terhadap EBITDA sebesar 4,8 kali per 30 Juni 2020.

Hingga semester I-2020, Tower Bersama meraih laba bersih Rp 510,48 miliar atau melonjak 33,58% dibandingkan semester I-2019 senilai Rp 382,14 miliar. Seiring dengan itu, pendapatan perseroan turut meningkat 13,2% menjadi Rp 2,57 triliun dari Rp 2,27 triliun.

Apabila pencapaian kuartal II-2020 disetahunkan, maka total pendapatan dan EBITDA perseroan masing-masing mencapai Rp 5,26 triliun dan Rp 4,55 triliun. Per 30 Juni 2020, Tower Bersama memiliki 31.039 penyewaan dan 15.893 site telekomunikasi. Site telekomunikasi perseroan terdiri atas 15.772 menara telekomunikasi dan 121 jaringan DAS.

Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 30.918, maka rasio kolokasi perseroan menjadi 1,96, naik dari 1,85 pada akhir 2019. Perseroan secara organik menambahkan penyewaan kotor sebanyak 2.517, yang terdiri atas 370 sites telekomunikasi dan 2.147 kolokasi selama semester I-2020.

Seiring dengan pelanggan telekomunikasi yang berfokus pada densifikasi dan perluasan jaringan 4G, Tower Bersama mendapat permintaan kolokasi yang kuat, dimana meningkatkan rasio kolokasi menjadi 1,96.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN