Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Oki Pulp & Paper Mills. Foto: APP.

PT Oki Pulp & Paper Mills. Foto: APP.

Oki Pulp & Paper Tawarkan Surat Utang Rp 4 Triliun

Jumat, 21 Mei 2021 | 21:44 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – PT Oki Pulp & Paper Mills yang merupakan bagian dari Asia Pulp & Paper (APP), unit usaha Grup Sinarmas, menerbitkan obligasi tahap I tahun 2021 sebesar Rp 3 triliun. Perseroan juga menerbitkan sukuk mudharabah tahap I senilai Rp 1 triliun.

Surat utang senilai total Rp 4 triliun tersebut telah meraih rating A+ dan A+ sy dari Pefindo. Dalam keterangan resmi, Jumat (21/5), manajemen Oki Pulp & Paper Mills menyebutkan, dana hasil emisi obligasi dan sukuk akan digunakan 40% untuk pembayaran angsuran utang. Sebanyak 15% untuk belanja modal yang terdiri atas pembelian mesin dan peralatan untuk pulp, tisu dan chemical, pekerjaan sipil, serta infrastruktur.

“Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yang terdiri atas pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan serta biaya overhead,” ungkap manajemen.

Obligasi dan sukuk tahap I tersebut terbagi dalam tiga seri, yakni Seri A dengan tenor 370 hari, Seri B berdurasi 3 tahun, dan Seri C tenor 5 tahun. Bunga obligasi dan sukuk akan dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi.

Pembayaran bunga keduanya akan dilakukan pada tanggal 1 Oktober 2021. Sedangkan pembayaran bunga obligasi dan sukuk terakhir akan dilakukan pada 11 Juli 2022 untuk Seri A, 1 Juli 2024 untuk seri B, dan 1 Juli 2026 untuk Seri C.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah menetapkan peringkat nasional untuk surat utang jangka panjang PT Oki Pulp & Paper Mills di A+ (Single A Plus) dan A+ (sy) (Single A Plus Syariah).

Sementara itu, masa penawaran awal jatuh pada 21 Mei-10 Juni 2021 dan masa penawaran umum pada 21-25 Juni 2021. Obligasi dan sukuk akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Juli 2021.

PT BCA Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Kim Eng Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk ditunjuk sebagai penjamin emisi obligasi. Sedangkan, PT Bank KB Bukopin Tbk ditunjuk sebagai wali amanat.

Per akhir tahun 2020, Oki Pulp & Paper Mills membukukan laba bersih US$ 297,68 juta atau turun 33,77% dari periode akhir 2019 yang sebesar US$ 449,49 juta. Penjualan juga mengalami penurunan dari US$ 1,57 miliar menjadi US$ 1,39 miliar, atau turun 11,7%. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan harga jual terutama untuk produk bubur kertas.

Kinerja perseroan saat ini diperoleh dari penjualan produk-produk berupa bubur kertas dan tisu baik domestik (9%) maupun ekspor (91%). Saat ini produk perseroan sudah diekspor ke negara-negara Asia, Amerika, Eropa, Afrika, dan Australia.

Ke depannya, strategi yang dilakukan perseroan adalah dengan lebih fokus pada pasar Asia dan domestik yang relatif tidak terpengaruh secara signifikan oleh pelemahan ekonomi, serta mencoba melakukan penetrasi pada pasar-pasar baru yang prospektif. Selain itu, perseroan juga akan menggenjot kapasitas produksi seiring dengan prospek rata-rata pertumbuhan produk.

Berdasarkan data yang dikutip dari RISI 2020 Vol 1 diperkirakan permintaan pasar di Asia masih akan menunjukkan pertumbuhan pada kategori bubur kertas, kertas, dan tisu dan kertas kemasan selama periode 2019-2024. Tercatat, pertumbuhan rata-rata permintaan bubur kertas diperkirakan sebesar 2%, pertumbuhan kertas sekitar -1%, pertumbuhan tisu diprediksi 4%, dan pertumbuhan kertas kemasan diperkirakan 2%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN