Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
pefindo

pefindo

Pefindo Pangkas Peringkat Utang Perinus

Thereis Love Kalla, Minggu, 8 September 2019 | 21:09 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memangkas peringkat PT Perikanan Nusantara (Persero) atau Perinus beserta pinjaman jangka menengah (medium term notes/ MTN) I tahun 2017 menjadi BBB- dari BBB+.

Pefindo menyatakan bahwa penurunan peringkat tersebbut dipengaruhi atas memburuknya kinerja keuangan Perinus yang berimbas terhadap pelemahan profil keuangan (Perinus). “Kami perkirakan keuangan Perinuas tetap lemah dalam jangka waktu dekat hingga menengah,” tulis Pefindo dalam keterangan resminya pada Jumat (6/9).

Hingga kini, Perinus hanya memiliki satu kapal yang dapat berlayar dan kapal lainnya tidak dapat beroperasi akibat masalah perizinan. Perinus menjalankan kegiatan usahanya dalam bidang penjualan ikan, penjualan es balok, reparasi, jasa docking kapal, dan bisnis pendukung lainnya yang berkaitan dengan perikanan.

Sementara itu, kegiatan penjualan ikan yang diharapkan menaikkan penjualan nyatanya belum membuahkan hasil. Bisnis penjualan ikan belum mampu untuk menutupi biaya operasional perusahaan, karena memiliki margin laba kotor yang tipis. “Sebagaimana tercermin melalui earnings before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) yang negatif selama semester pertama 2019,” ulas Pefindo.

Perusahaan juga sebelumnya berniat untuk melaksanakan sejumlah kerja sama operasi dengan nelayan dan pembangunan fasilitas pengalengan ikan di Jawa Timur untuk mencapai target penjualan tahun 2019. Namun, menurut Pefindo, dua inisiasi tersebut belum mampu menghasilkan keuntungan dalam waktu dekat. “Hal ini bisa berimbas terhadap penarikan utang yang lebih tinggi, sementara hasilnya tidak dapat terlihat dalam waktu dekat,“ ungkap Pefindo.

Pefindo juga merevisi prospek peringkat Perinus dari stabil menjadi negatif. Hal ini merupakan antisipasi atas lemahnya likuiditas Perinus yang meningkatkan risiko kemampuannya untuk membayar MTN jatuh tempo pada Desember 2020.

“Jumlah modal kerja bersih saat ini seperti yang kami hitung dengan mengurangi hutang dagang atas jumlah kas perusahaan (tidak termasuk dana penyertaan modal negara), piutang usaha, dan persediaan yang nilainya berada di bawah total pinjaman modal kerja per semester I 2019,” imbuh Pefindo.

Penurunan peringkat juga merupakan antisipasi Pefindo atas kondisi Perinus yang saat ini sedang berselisih dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). “Kami juga mengantisipasi keputusan pengadilan yang akan merugikan perusahaan terkait perselisihan proyek pengadaan keramba jaring apung (KJA) dengan KKP. Total nilai proyek tersebut sebesar Rp127 miliar,” ujar Pefindo.

Pefindo tak menutup kemungkinan untuk menurunkan peringkat Perinus kembali, jika keputusan pengadilan merugikan perusahaan terkait proyek pengadaan KJA dengan KKP. Kemudian, peringkat juga dapat diturunkan kembali apabila perusahaan gagal memitigasi risiko pelunasan utangnya, atau ada kelalaian pembayaran atas kewajiban keuangannya.

“Di sisi lain, prospek dapat direvisi menjadi stabil apabila perusahaan dapat meningkatkan perlindungan arus kas dan struktur permodalan yang didukung oleh kinerja bisnis yang meningkat secara signifikan dan ada keputusan yang positif dari pengadilan bagi Perusahaan terkait perselisihan yang sedang terjadi dengan KKP,” ungkap Pefindo.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA