Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pergerakan harga saham terpantau di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pergerakan harga saham terpantau di galeri Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pefindo Tegaskan Peringkat A Untuk Trimegah Sekuritas

Senin, 15 Februari 2021 | 17:03 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat A kepada PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) dan Medium Term Notes I Tahun 2018 senilai Rp 250 miliar yang jatuh tempo pada 25 April 2021.

Tim Pefindo menyebutkan bahwa peringkat tersebut menggambarkan kemampuan yang kuat perseroan untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Namun demikian, kemampuan obligor mungkin terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi.

“Peringkat tersebut mencerminkan posisi bisnis perusahaan yang kuat, lini bisnis yang terdiversifikasi dengan baik, dan permodalan yang kuat. Namun, peringkat ini dibatasi oleh volatilitas pasar modal dan tekanan profitabilitas karena pandemi,” tulis tim Pefindo.

Sementara itu, prospek peringkat perusahaan dipertahankan negatif, sebab profil kredit Trimegah Sekuritas Indonesia dinilai tetap berada di bawah tekanan yang besar selama beberapa kuartal ke depan.

“Kami mempertimbangkan volatilitas dan ketidakpastian yang tinggi pada industri sekuritas di tengah pelemahan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19,” jelas Pefindo, baru-baru ini.

Kemudian, Pefindo berpandangan bahwa Trimegah Sekuritas dan perusahaan sekuritas independen lainnya memiliki pendanaan yang kurang stabil pada situasi kredit yang ketat, mempertimbangkan fasilitas pinjamna tanpa komitmen yang rentan terputus, dimana hal ini berada di luar kendali debitur.

“Sehubungan dengan perkembangan pandemi COVID-19, kami akan memantau dengan cermat industri pasar modal, kinerja bisnis dan keuangan Perusahaan, serta posisi likuiditas Perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangan yang harus diselesaikan,” tulis Pefindo.

Sebagai informasi, Trimegah Sekuritas Indonesia akan melunasi MTN yang jatuh tempo dengan penempatan pada kas dan setara kas sebesar Rp 318,8 miliar dan fasilitas bank yang belum digunakan sebesar Rp 692,0 miliar per tanggal 30 November 2020.

Di sisi lain, Pefindo telah memproyeksikan penerbitan surat utang korporasi tahun 2021 sekitar Rp 122-159 triliun. Proyeksi pada tahun ini berdasarkan pertimbangan bahwa jumlah surat utang yang jatuh tempo di tahun 2021 lumayan besar, yakni Rp 121,9 triliun.

Adapun prediksi nilai jatuh tempo pada tahun 2021 untuk kuartal I sebanyak Rp 22,5 triliun, kuartal II sejumlah Rp 31,7 triliun dan yang paling besar kuartal III sebesar Rp 38,1 triliun. Sedangkan kuartal IV sejumlah Rp 29,6 triliun.

Secara industri, persentasi nilai jatuh tempo untuk sektor lainnya pada 2021 sebesar 18,8%, perbankan 20,7%, multifinance 17,8%, lembaga keuangan khusus 16,8% dan industri pembiyaan 8,8%. Kemudian, pertambangan sebanyak 5%, properti sejumlah 4,3%, konstruksi sebesar 4% dan telekomunikasi 3,9%.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN