Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor Pusat Indosat di Jakarta. (foursquare.com)

Kantor Pusat Indosat di Jakarta. (foursquare.com)

Pefindo Tegaskan Peringkat “Triple” A Surat Utang Indosat

Minggu, 6 September 2020 | 15:12 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat triple A atau AAA atas Obligasi Berkelanjutan II tahap II Tahun 2017 Seri B milik PT Indosat Tbk (ISAT) senilai Rp 673 miliar.

Pefindo juga memberikan peringkat triple A terhadap Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2015 Seri B perseroan senilai Rp 301 miliar. Kedua obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 9 November 2020 dan 8 Desember 2020.

“Kami juga telah memberikan peringkat AAA untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2017 Seri B senilai Rp260 miliar yang juga akan jatuh tempo pada 9 November 2020,” tulis manajemen Pefindo dalam keterangan resmi di Jakarta, baru-baru ini.

Manajemen Pefindo menambahkan bahwa pelunasan obligasi Indosat tersebut akan menggunakan dana internal dan fasilitas kredit yang belum digunakan. Terhitung pada 30 Juni 2020, perseroan memiliki saldo kas senilai Rp 4,5 triliun.

Sebagai informasi, Indosat Ooredoo mencatat total pendapatan sepanjang semester I-2020 sebesar Rp 13,5 triliun atau meningkat 9,4% dibandingkan periode sebelumnya. Pendapatan seluler menjadi kontributor utama pendapatan perseroan.

Adapun pendapatan seluler pada semester I-2020 tercatat sebesar Rp 11,1 triliun atau meningkat 11,8% dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh jumlah pelanggan seluler yang mencapai 57,2 juta pada akhir Juni 2020, meningkat 0,9% dibanding tahun lalu.

Kemudian dipengaruhi pula oleh rata-rata pendapatan bulanan per pelanggan (ARPU) yang meningkat menjadi Rp 31,4 ribu dari sebelumnya Rp 27,9 ribu pada semester I-2019. Trafik data pun bertumbuh sebesar 61% dibandingkan tahun lalu. Selain itu, EBITDA perseroan tercatat sebesar Rp 4,4 triliun atau meningkat 22,5%. Sedangkan margin EBITDA tercatat sebesar 40,4% meningkat 4,3% dibandingkan tahun lalu.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Ahmad Abdulaziz Al-Neama mengatakan, pencapaian kinerja tersebut mencerminkan kemampuan perseroan untuk mempertahankan momentum pertumbuhan dan kinerja yang solid. "Meskipun ada rintangan yang disebabkan pandemi Covid-19, kami menjalankan berbagai strategi agar bisa mempertahankan tren pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan pada kuartal mendatang," jelas dia.

Al-Neama menegaskan, perseroan juga membantu masyarakat dengan mempercepat koneksi jaringan agar masyarakat tetap terhubung selama masa pandemi ini. Perseroan melakukan hal tersebut dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keamanan karyawan.

"Pergeseran ke gaya hidup online ini sepertinya berlangsung lama dan Indosat Ooredoo tetap berkomitmen penuh mendukung agenda digital Indonesia, yang kami harapkan akan menjadi pendorong vital bagi pertumbuhan ekonomi negara di tengah pandemi," jelas dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN