Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nasabah  melakukan transaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BCA di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Nasabah melakukan transaksi menggunakan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BCA di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Penjualan ORI019 di BCA Tembus Rp 4,4 Triliun

Minggu, 21 Februari 2021 | 12:33 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat penjualan obligasi negara ritel seri ORI019 hampir menembus Rp 4,4 triliun. Penjualan dilakukan secara online, baik melalui KlikBCA maupun aplikasi Wealth Management (Welma) dari BCA.

Senior Executive Vice President Wealth Management BCA Christine Setyabudhi mengatakan, hingga penutupan (18/2), penjualan ORI019 di BCA hampir 48% transaksi pemesanan dilakukan melalui aplikasi Welma. Jumlah investor yang melakukan pembelian ORI019 di BCA tercatat sebanyak lebih dari 12.500 investor.

Dilihat dari profilnya, pembeli ORI019 di BCA mencakup seluruh profesi mulai dari pegawai, wiraswasta, hingga pelajar dan ibu rumah tangga. Kami melihat ORI019 juga banyak diminati oleh kalangan milenial dan secara geografis melingkupi hampir sebagian besar wilayah di Indonesia.

"Kami mencermati bahwa obligasi ritel Indonesia masih memiliki potensi yang cukup besar di tahun ini. Di tengah iklim suku bunga global yang rendah yang masih akan terjadi di tahun depan, obligasi masih memberikan imbal hasil yang lebih menarik. Selain itu obligasi juga cocok dijadikan salah satu pilihan alokasi portofolio nasabah yang profil risikonya konservatif, moderat, hingga agresif," jelas Christine dalam keterangan tertulis, akhir pekan ini.

Sejalan dengan hal tersebut, produk reksa dana, obligasi, dan bancassurance mencatatkan pertumbuhan fee based income dimana secara tahunan meningkat 64% per Desember 2020. Melihat kondisi pasar sekarang ini serta kontribusi fee based income produk investasi terhadap total FBI BCA yang juga melanjutkan tren kenaikan, kami berharap ke depannya bisnis wealth management akan tumbuh positif.

"Ke depan, kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan solusi sesuai dengan kebutuhan nasabah dan memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi solusi investasi maupun asuransi kapanpun dan dimanapun, baik di cabang maupun di channel digital wealth management BCA yaitu aplikasi Welma yang juga disertai beragam penawaran menarik," tutup Christine.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN