Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta.  Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

SMF dan J Resources Emisi Obligasi Rp 5,26 Triliun

Minggu, 2 Februari 2020 | 21:13 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menawarkan Obligasi Berkelanjutan V tahap III senilai Rp 4,46 triliun. Sementara itu, PT J Rosources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I tahap III senilai Rp 800 miliar.

Obligasi SMF dirilis dalam dua seri yang dijamin dengan kesanggupan penuh. Seri A sebanyak Rp 1,46 triliun memiliki tingkat suku bunga tetap 6% per tahun dan bertenor satu tahun. Seri B ditawarkan sebanyak Rp 2,04 triliun dengan tenor lima tahun dan tingkat suku bunga tetap 7,5% per tahun.

“Untuk sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan yakni Rp 960 miliar akan dijamin dengan kesanggupan terbaik. Bila bagian obligasi pada penjaminan kesanggupan terbaik tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka sisa obligasi ini tidak menjadi kewajiban perseroan untuk diterbitkan,” jelas manajemen dalam pengumuman resmi.

Dalam rangka penerbitan obligasi, SMF meraih peringkat AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Maybank Kim Eng Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi penawaran obligasi ini.

Sesuai rencana, SMF akan menggunakan hasil emisi obligasi untuk menggantikan dana ekuitas yang telah disalurkan sebagai pinjaman kepada penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) yang per 30 September 2019 mencapai Rp 3,45 triliun. Sebagian dana hasil penerbitan juga akan diserap untuk pinjaman kepada penyalur KPR ataupun refinancing.

Perseroan akan melakukan masa penawaran umum obligasi selama 12-13 Februari 2020. Periode penjatahan dan distribusi secara elektronik masing-masing pada 14 dan 18 Februari 2020. Dengan demikian, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditargetkan pada 19 Februari 2020.

Sebagai informasi, Obligasi Berkelanjutan V tahap III merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan V yang memiliki target emisi hingga Rp 19 triliun. Perseroan telah meluncurkan tahap I dan tahap II masing-masing senilai Rp 2 triliun dan Rp 2,5 triliun pada tahun 2019.

Tahun ini, SMF tercatat memiliki kewajiban surat utang jatuh tempo sebesar Rp 3,8 triliun. Sebelumnya, Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo menjelaskan, penerbitan obligasi memang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis SMF. Pasalnya, penerbitan obligasi menjadi salah satu sumber dana SMF, di samping sekuritisasi aset dan sumber dana lainnya.

Pada Desember 2019, SMF telah berhasil mencatatkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) senilai Rp 2 triliun di BEI. Efek tersebut merupakan sekuritisasi aset KPR dari PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

J Resources

Pada saat bersamaan, J Resouces menawarkan Obligasi Berkelanjutan I tahap III senilai Rp 800 miliar dengan tenor tiga tahun dan memiliki tingkat bunga tetap 10% per tahun. Dari nilai tersebut, sebanyak Rp 566,60 miliar dijamin dengan kesanggupan penuh, sedangkan Rp 233,40 miliar dijamin dengan kesanggupan terbaik.

“Seluruh dana hasil penawaran ini akan digunakan untuk percepatan pembayaran medium term notes tahap I senilai Rp 500 miliar yang sebelumnya diterbitkan oleh anak usaha perseroan, yakni J Resouces Nusantara. Sisa emisi obligasi juga akan diserap untuk modal kerja perseroan,” jelas manajemen dalam prospektus.

Pefindo memberikan peringkat A kepada J Resources dalam aksi penerbitan kali ini. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi.

Sesuai rencana, emiten yang bergerak di bidang pertambangan emas ini akan melangsungkan masa penawaran umum obligasi selama 11-12 Februari 2020. Sementara periode penjatahan dan distribusi secara elektronik dilakukan pada 13 dan 14 Februari 2020. Perseroan menargetkan pencatatan obligasi di BEI pada 17 Februari 2020.

Aksi penerbitan obligasi J Resources ini merupakan bagian dari program Obligasi Berkelanjutan I perseroan yang memiliki target emisi hingga Rp 3 triliun. Sepanjang tahun lalu, perseroan telah melangsungkan tahap I dan tahap II masing-masing senilai Rp 256 miliar dan Rp 500 miliar.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN