Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur Edwin Sahruzad tengah memaparkan kinerja selama Q3, di Kapal Phinisi menuju Pulau Bidadari (9/10)

Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur Edwin Sahruzad tengah memaparkan kinerja selama Q3, di Kapal Phinisi menuju Pulau Bidadari (9/10)

SMI Lunasi Surat Utang Rp 931 Miliar

Rabu, 17 Maret 2021 | 18:56 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id --PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyatakan kesiapannya untuk melunasi surat utang jatuh tempo senilai Rp 931,5 miliar. Kedua surat utang ini akan jatuh tempo pada 6 Juli 2021.

Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur Edwin Syahruzad mengatakan, surat utang yang jatuh tempo adalah Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2018 Seri A dengan nilai 680 miliar. Selain itu, surat utang lain yang jatuh tempo adalah Obligasi Green Bond Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2018 Seri A senilai Rp 251,5 miliar.

"Surat utang akan jatuh tempo pada 6 Juli 2021," jelas dia dalam keterbukaan informasi pada Rabu, (17/3).

Adapun belum lama ini, SMI menerbitkan Obligasi Berkerlanjutan II Tahap V tahun 2020 senilai Rp 3,3 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II dengan nilai total Rp 25 triliun. 

Berdasarkan keterbukaan informasi, Jumat (4/12), Obligasi tersebut ditawarkan dalam 2 Seri, yakni Seri A berjangka waktu 3 tahun dengan jumlah yang ditawarkan sebanyak Rp 2,2 triliun, serta tingkat bunga tetep 6,30% per tahun. Sedangkan Seri B berjangka waktu 5 tahun dengan jumlah yang ditawarkan Rp 1,1 triliun dan tingkat bunga tetap 6,70%. 

Untuk melancarkan aksi korporasinya, perseroan menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) sebagai pelaksana emisi. Sementara PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebagai wali amanat.

Sebagai informasi, surat utang tersebut telah memperoleh peringkat triple A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adapun dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk kegiatan pembiayaan infrastruktur. Sementara pemesanan pembelian obligasi tersebut dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp 5 juta. 

Sesuai dengan jadwal, masa penawaran umum dilakukan pada 4-7 Desember 2020 dan tanggal penjatahan pada 8 Desember 2020. Kemudian, tanggal distribusi obligasi secara elektronik pada 11 Desember 2020 dan tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Desember 2020. 

Surat utang tersebut merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II senilai Rp 25 triliun. Sebelumnya perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I tahun 2019 senilai Rp 3 triliun dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II tahun 2019 senilai Rp 4 triliun. 

Kemudian, perseroan juga telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap III tahun 2019 senilai Rp 2,8 triliun dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV tahun 2019 senilai Rp 1,5 triliun.

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN