Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tower Bersama. Foto ilustrasi: dok. Investor Daily

Tower Bersama. Foto ilustrasi: dok. Investor Daily

Tetapkan Kupon 5,5%, Tower Bersama Rilis Obligasi Rp 970 Miliar

Selasa, 23 Maret 2021 | 15:47 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menggelar Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap IV senilai Rp 970 miliar. Dana hasil emisi obligasi ini akan dimanfaatkan untuk pelunasan kembali (refinancing) utang anak usaha.

Obligasi terbaru ini ditawarkan dengan tingkat bunga 5,50% per tahun dan jangka waktu 370 hari. Para penjamin emisi obligasi antara lain PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Indo Premier Sekuritas.

“Masa penawaran umum obligasi akan berlangsung pada 1,5, dan 6 April. Kemudian, distribusi secara elektronik akan dilakukan pada 9 April, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 12 April,” tulis manajemen dalam prospektus resmi, Selasa (23/3).

Sesuai rencana, dana hasil penerbitan obligasi akan dipinjamankan Tower Bersama kepada anak usahanya, PT Solu Sindo Kreasi Pratama (SKP). Selanjutnya, SKP akan melakukan pembayaran sebagian kewajiban keuangan terkait pinjaman revolving dalam perjanjian fasilitas pinjaman US$ 375 juta yang diraih pada 28 Juni 2019. Utang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui UOB Ltd, yang bertindak sebagai agen.

Per 30 September 2020, perseroan dan anak usaha mempunyai total liabilitas yang seluruhnya berjumlah Rp 27,66 triliun. Nilai ini terdiri atas liabilitas jangka pendek Rp 8,64 triliun, dan liabilitas jangka panjang Rp 19,01 triliun. Fitch Ratings menetapkan peringkat AA+ untuk penerbitan obligasi Tower Bersama. Peringkat ini mencerminkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang rendah.

Fitch menjelaskan, peringkat Tower Bersama juga merefleksikan ruang pendanaan yang cukup bagi perusahaan untuk menyelesaikan akuisisi 3.000 menara telekomunikasi milik PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) senilai Rp 3,97 triliun. Fitch memprediksi rasio dana operasi (funds from operation/FFO) terhadap utang bersih Tower Bersama akan tetap sekitar 5,0 kali hingga 2021. Posisi tersebut di bawah ambang sensitivitas negatif 5,5 kali.

“Kami memperkirakan akuisisi menara ini akan menambah pendapatan Tower Bersama sekitar US$ 41 juta dan EBITDA sekitar US$ 34 juta per tahun, serta meningkatnya portofolio perseroan menjadi 19.215 menara telekomunikasi,” tulis Fitch dalam risetnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN