Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chief Financial Of ficer (CFO) Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso. Foto: IST

Chief Financial Of ficer (CFO) Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso. Foto: IST

Tower Bersama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp 750 Miliar

JM, Senin, 27 Mei 2019 | 08:10 WIB

JAKARTA – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah menyelesaikan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi III tahap III senilai Rp 750 miliar. Adapun kupon surat utang tersebut sebesar 8% untuk tenor 370 hari.

Sesuai rencana, kupon obligasi perusahaan menara telekomunikasi independen tersebut akan dibayar setiap kuartal. PUB obligasi III tahap III ini setara kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari perseroan.

Tower Bersama akan menggunakan dana hasil emisi obligasi ini untuk membayar sebagian kewajiban finansial anak usahanya, terutama Fasilitas B dari credit facilities yang ada. Obligasi III tahap III telah memperoleh peringkat A+ dari Fitch Indonesia. Obligasi tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 Mei 2019.

“Kami memasuki pasar obligasi rupiah dengan harga yang kompetitif. Leverage kami saat ini masih jauh di bawah pembatasan obligasi perseroan untuk tidak lebih tinggi dari 6,25 kali untuk rasio total pinjaman (yang diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya) terhadap EBITDA kuartal terakhir yang disetahunkan,” kata CFO Tower Bersama Helmy Yusman Santoso di Jakarta, akhir pekan lalu.

Per 31 Maret 2019, total pinjaman kotor (gross debt) perseroan, jika bagian pinjaman dalam mata uang dolar AS yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, sebesar Rp 19,88 triliun dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp 12,7 triliun.

Dengan saldo kas yang mencapai Rp 235 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp 19,65 triliun dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) perseroan menjadi Rp 12,46 triliun. Menggunakan EBITDA kuartal pertama 2019 yang disetahunkan, maka rasio pinjaman senior bersih terhadap EBITDA sebesar 3,2 kali dan pinjaman bersih terhadap EBITDA sebesar 5,1 kali.

“Kami memiliki struktur utang yang sangat kuat yang sepenuhnya terlindung nilai, bertenor panjang, dan masih banyak ketersediaan komitmen yang belum digunakan. PUB obligasi III tahap III mendiversifikasi dan memperkuat struktur permodalan kami,” jelas CEO Tower Bersama Hardi Wijaya Liong.

Sementara itu, hingga kuartal I-2019, Tower Bersama mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp 1,13 triliun dan Rp 965 miliar. Jika kuartal I disetahunkan, total pendapatan dan EBITDA perseroan mencapai Rp 4,52 triliun dan Rp 3,86 triliun.

Tower Bersama memiliki 25.998 penyewaan dan 15.192 sites telekomunikasi per 31 Maret 2019. Sites telekomunikasi milik perseroan terdiri atas 15.131 menara telekomunikasi dan 61 jaringan DAS. Dengan total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 25.937, maka rasio kolokasi (tenancy ratio) perseroan menjadi 1,71.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN